News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Cak Imin Melakukan Ziarah ke Guru Kiai Kholil Bangkalan di Banyuwangi

Ubaidillah • Kamis, 28 Desember 2023 | 22:51 WIB
Cak Imin Ziarah Makam Kiai Abdul Bashar di Banyuwangi: Guru dari Salah Satu Pendiri NU Kiai Kholil Bangkalan (Royyan/JawaPos.com)
Cak Imin Ziarah Makam Kiai Abdul Bashar di Banyuwangi: Guru dari Salah Satu Pendiri NU Kiai Kholil Bangkalan (Royyan/JawaPos.com)

RadarBangkalan.id - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cak Imin, menjalankan tradisi spiritual dengan mengunjungi makam Kiai Abdul Bashar di Banyuwangi. Tujuan kunjungannya tidak hanya sekadar untuk memberikan penghormatan, tetapi juga untuk menjaga dan merawat warisan pengetahuan dari para pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis (28/12), Cak Imin menekankan pentingnya menjaga dan meresapi pengetahuan dari para guru spiritual, terutama yang memiliki peran besar dalam sejarah NU. Kita harus memastikan bahwa pengetahuan dan warisan spiritual dari para pendiri NU tetap terjaga. Oleh karena itu, jaganya kita harus datang ke makam, melakukan ziarah, dan terus mencari gurunya di setiap kota. Kita harus terus mencari jejak spiritual yang menghubungkan kita dengan tradisi dan nilai-nilai keagamaan, ujarnya.

Cak Imin kemudian menjelaskan bahwa Kiai Abdul Bashar adalah salah satu guru penting dalam sejarah NU, khususnya sebagai mentor dari Kiai Kholil, yang merupakan salah satu perintis dan pendiri NU. Kiai Kholil, dengan petunjuk dan bimbingan dari Kiai Abdul Bashar, memiliki peran krusial dalam memerintahkan Kiai Hasyim Asyari untuk membangun dan mendirikan Nahdatul Ulama.

Setiap ilmu memiliki pertanggungjawaban, dan setiap perjuangan memiliki jejak-jejak guru-gurunya, tambah Cak Imin. Dalam konteks ini, upaya menjaga warisan spiritual tidak hanya sekadar ritual ziarah, tetapi juga mencakup penelusuran sejarah perjuangan dan pengorbanan para pendiri NU. Penting bagi kita untuk mengetahui rentetan sejarah dengan cara menemukan makam-makam para pendahulu NU. Kita sebagai generasi penerus harus tahu dan menghargai warisan spiritual ini, karena di atas Pak Bashar, pasti ada lagi, dan bahkan lebih tinggi. Ada lagi, ada lagi, dan insya Allah sambungannya akan terus berkembang hingga mencapai Nabi Muhammad, tegasnya.

Dengan demikian, kunjungan Cak Imin tidak hanya menjadi suatu bentuk penghormatan terhadap para tokoh spiritual yang telah berjasa, tetapi juga merupakan wujud nyata dari komitmen untuk menjaga, meneruskan, dan memperkaya tradisi spiritualitas yang menjadi landasan dari perjuangan dan eksistensi Nahdlatul Ulama.

Editor : Ubaidillah
#cak imin #Kiai Kholil #pkb #nu