News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Hendak Perbaiki Pompa Air, Warga Pamekasan Tewas Tercebur ke Sumur

Abdul Basri • Rabu, 3 Januari 2024 | 13:21 WIB
WASPADA: Warga Desa Sentol, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, berada di sekitar sumur, tempat Sulaiman tercebur. (BPBD UNTUK JPRM)
WASPADA: Warga Desa Sentol, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, berada di sekitar sumur, tempat Sulaiman tercebur. (BPBD UNTUK JPRM)

RadarBangkalan.id – Duka menyelimuti warga Desa Sentol, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Selasa (2/1). Sulaiman, 45, warga setempat tewas tercebur ke sumur sedalam tiga meter di belakang rumahnya.

Muhyi, 37, selaku sepupu korban mengatakan, Sulaiman hendak memperbaiki mesin pompa air.

Namun karena kehabisan oksigen, dia terjatuh ke dalam sumur dengan paha kanan patah dan kepala luka-luka.

”Dia masuk ke dalam sumur itu seorang diri, tidak ada temannya,” ungkapnya.

Sejak Senin (1/1) Sulaiman sudah membuat tangga dari bambu sebagai alat untuk dia turun ke sumur. Sekitar pukul 08.00, dia turun ke sumur.

Hingga pukul 08.30 Sulaiman tak kunjung keluar. Maka dari itu, pihak keluarga mulai curiga.

Setelah itu, pihak keluarga menghubungi Tim SAR untuk membantu proses evakuasi Sulaiman.

Menurut Muhyi, Tim SAR tiba sekitar pukul 11.00 dengan menggunakan alat bantu tarik. Sulaiman sudah tidak tertolong.

”Warga dan keluarga itu antara pukul 08.30 sampai pukul 10.00 kalau tidak salah melempar tali, tapi cuman jawab ’aku kuat’ kata kakak ini.

Setelah itu mau berusaha naik, tapi tidak bisa. Iya sudah kami panggil Tim SAR,” jelas Muhyi.

Suami Rahmah ini tidak memiliki riwayat penyakit pernapasan atau jantung.

Kematian Sulaiman murni karena kehabisan oksigen di dalam sumur.

”Namanya musibah, tidak ada yang tahu. Insyaallah kami ikhlas. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah,” kata Muhyi.

Versi BPBD, Sulaiman masuk ke sumur bersama seorang temannya. Keduanya mengeluh sesak napas. Sementara teman Sulaiman berhasil keluar.

”Korban terjatuh karena lemas kekurangan oksigen. Mengalami patah tulang akibat benturan jatuhnya itu,” jelas Sekretaris BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi.

Proses evakuasi berhasil dengan menggunakan alat khusus yang dibuat Tim SAR Brimob. Proses evakuasi tersebut memakan waktu satu jam.

”Keluarga korban enggan dilakukan visum, mereka sudah pasrah dan yakin karena sudah musibah,” terangnya. (ail/luq)

Editor : Abdul Basri
#pompa air #sumur #tercebur #warga #pamekasan