News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Diduga Dibunuh Suami, Seorang Nenek di Situbondo Ditemukan Tewas di Rumah

Ubaidillah • Rabu, 3 Januari 2024 | 19:52 WIB
Diduga Dibunuh Suami, Seorang Nenek di Situbondo Ditemukan Tewas di Rumah. (Ilustrasi: Freepik)
Diduga Dibunuh Suami, Seorang Nenek di Situbondo Ditemukan Tewas di Rumah. (Ilustrasi: Freepik)

RadarBangkalan.id - Sebuah tragedi mengerikan menimpa keluarga di Situbondo, dimana seorang nenek ditemukan tewas di rumahnya dengan dugaan kuat bahwa pembunuhnya adalah suaminya sendiri. Kejadian tragis ini pertama kali terungkap ketika suami korban, Mualim (78), menemukan jasad istrinya, Suani, dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Tubuh korban telah menghitam dan darah mengalir dari hidungnya, menimbulkan kecurigaan bahwa kematian ini bukanlah akibat alami.

Mualim, setelah menemukan keadaan yang mencekam itu, segera memberitahu saudara-saudaranya tentang kematian Suani. Kabar duka ini kemudian disampaikan ke Polsek setempat, yang selanjutnya merespons dengan mengirimkan anggota Polsek, Satreskrim, dan Identifikasi Mapolres untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara itu, jasad korban dievakuasi ke RSU Abdoer Rachem Situbondo untuk menjalani proses autopsi guna menentukan penyebab kematian secara lebih rinci.

Baca Juga : Presiden Jokowi Membangun Optimisme untuk Perekonomian Maju di Tahun 2024

Suami korban, Mualim, juga dipanggil untuk memberikan keterangan di Mapolsek Kapongan sebagai bagian dari penyelidikan kasus ini. Keponakan korban, Hasan Basri, menyampaikan bahwa dia mengetahui kematian ibunya setelah dihubungi oleh istrinya. "Saat saya datang, kondisinya sudah dibaringkan di tempat tidur," ujarnya dengan nada sedih. Hasan Basri juga mengungkapkan dugaan keluarga bahwa kematian nenek Suani tidak wajar, meskipun belum ada kepastian tentang siapa pelakunya.

Baca Juga : Demi Menjaga Daya Beli Masyarakat: Pemerintah Tidak Akan Menaikkan Tarif Listrik di Triwulan I 2024

Hasan Basri menambahkan, "Tetangga di sini sering mendengar bahwa keduanya (Suani dan suaminya) sering tengkar dan memukul." Ini menciptakan dugaan bahwa mungkin ada konflik rumah tangga yang berujung pada tindakan kekerasan. Namun, saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tersangka dalam kasus ini, karena penyelidikan masih berada dalam tahap awal dan pihak berwenang sedang mendalami detail kematian tragis tersebut.

Baca Juga : Hasil Operasi Lilin Ke - 6 di 2023: 42 Meninggal dari total 152 Kecelakaan Lalu Liintas

Kapolsek Kapongan, Iptu Teguh Santoso, memberikan konfirmasi terkait laporan kematian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pada pukul 19.30 WIB, dengan dugaan kuat bahwa kematian korban terkait dengan penganiayaan. "Saat kami datang, memang ada ibu-ibu yang sudah meninggal dan waktu itu juga ada suaminya di lokasi," jelasnya.

Iptu Teguh Santoso menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Satreskrim dan tim Identifikasi Fisik (Inafis) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini. "Kasus ini masih dalam penyelidikan," tegasnya. Saat ditanya tentang kondisi korban saat ditemukan, Iptu Teguh menyebut bahwa tubuh korban sudah berada di tempat tidur. "Sebelumnya, korban berada di pinggir tempat salat dengan kondisi besimpuh," tambahnya.

Baca Juga : Misteri Harun Masiku: Wahyu Setiawan Dicecar Pertanyaan Mengenai Keberadaan Harun Masiku

Sejauh ini, belum ada tersangka yang diidentifikasi dalam kasus ini, dan pihak berwenang terus bekerja keras untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis nenek Suani. Proses penyelidikan masih berlangsung, dan fokusnya saat ini adalah mendalami setiap aspek yang mungkin terkait dengan peristiwa tersebut.

Editor : Ubaidillah
#tewas #polsek