News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Surabaya Menyatakan Penolakan Kedatangan Kapal Dagang Israel: Sikap Tegas Wali Kota

Abdul Basri • Minggu, 7 Januari 2024 | 01:33 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dimas Nur Aprianto/JawaPos.com)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dimas Nur Aprianto/JawaPos.com)

RadarBangkalan.id - Surabaya akan segera menjadi tuan rumah kedatangan kapal dagang dari Israel di Pelabuhan Tanjung Perak.

Respons dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, terhadap berita ini mencerminkan sikap tegas dan penolakan terhadap kedatangan kapal tersebut.

Eri Cahyadi, yang merupakan orang nomor satu di Surabaya, dengan tegas menyatakan bahwa Kota Pahlawan menolak izin berlabuh untuk kapal dagang Israel.

Dalam pernyataannya, Eri mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan memberikan izin bagi kapal tersebut untuk berlabuh di Surabaya.

"Sama (tidak memberi izin). Kalau Kemenhub nggak mengeluarkan izin, kami juga nggak keluarkan," ujarnya di Balai Kota Surabaya.

Baca Juga : Netizen Kritik Spesifikasi iPad Sejutaaan Baim Wong yang Tak Jelas, Berikut Alternatif Tablet dengan Harga Serupa yang Lebih Berkualitas

Lebih lanjut, Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa pihaknya akan berjalan sejalan dengan Kementerian Perhubungan.

Eri menyatakan dengan tegas bahwa dari hati yang paling dalam, mereka menolak kedatangan kapal dagang Israel ke Surabaya.

"Saya bersyukur Kemenhub juga menolak kapal Israel," tambah Eri Cahyadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeko Surabaya.

Baca Juga : Hasil Operasi Lilin Ke - 6 di 2023: 42 Meninggal dari total 152 Kecelakaan Lalu Liintas

Ketika ditanya mengenai waktu kedatangan kapal ZIM milik Israel, Eri mengakui bahwa ia tidak mengetahui dengan pasti kapan kapal tersebut akan berlabuh di Surabaya.

Kabar kedatangan kapal ZIM milik Israel menjadi perbincangan ramai di media sosial, di mana Komandan Satuan Operasi Khusus Netizen, Erlangga Greschinov @greschinov, bahkan mengunggah surat terbuka kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dalam surat terbukanya, Erlangga Greschinov menyebutkan bahwa kapal ZIM Trade dijadwalkan untuk berlabuh di beberapa pelabuhan di Indonesia, termasuk Jakarta, Belawan, Semarang, dan Surabaya.

Ia bahkan mencolek akun Instagram Budi Karya, meminta Menteri Perhubungan untuk melarang kapal ZIM Trade berlabuh di Indonesia.

Melalui sikap tegas Wali Kota Surabaya dan respons aktif dari netizen, terlihat bahwa kedatangan kapal dagang Israel menjadi isu sensitif dan mendapatkan perhatian besar dari berbagai pihak.

Penolakan ini mencerminkan ketidaksetujuan atas kebijakan atau tindakan yang dianggap kontroversial, menciptakan diskusi yang lebih luas di masyarakat mengenai hubungan bilateral dan prinsip-prinsip yang dipegang oleh pemerintah daerah. ***

Editor : Abdul Basri
#penolakan #kedatangan #kapal #wali kota #surabaya #Israel