RadarBangkalan.id - Kasus penemuan mayat di perairan Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Kamis (4/1) lalu masih menjadi misteri.
Pihak kepolisian masih kesulitan untuk mengidentifikasi mayat tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radarbangkalan.id, jenazah pria itu ditemukan mengambang dengan posisi tengkurap dan telanjang.
Saat ditemukan, jenazah sudah membengkak dan hancur.
Humas RSUD dr Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang Abd. Waris mengatakan, petugas medis kesulitan untuk mengidentifikasi mayat tersebut.
Alasannya, beberapa bagian anggota tubuh sudah hancur, termasuk sidik jari.
"Misalnya, untuk sidik jari sudah tidak bisa diidentifikasi. Sebab, mayat sudah mengambang beberapa hari yang lalu sebelum ditemukan," kata Waris.
Waris memastikan, mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki. Namun, untuk menentukan langkah selanjutnya, pihak rumah sakit menunggu keputusan dari Satreskrim Polres Sampang.
Baca Juga: RSUD Syamrabu Bangkalan Siapkan Rp 35 Miliar untuk Pembangunan Gedung Baru
Kasatreskrim Polres Sampang AKP Irwan Nugraha mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Polisi telah berkoordinasi dengan satpolairud jajaran di Madura guna memudahkan proses identifikasi mayat.
"Kami juga mencari informasi dari masyarakat sekitar Pulau Mandangin.
Namun, belum ada informasi yang mengarah kepada identitas mayat tersebut," kata Irwan.
Baca Juga: Diduga Tersandung Kasus Narkoba, Saipul Jamil Ditangkap Polisi
Irwan mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui identitas mayat tersebut untuk segera melapor ke Polres Sampang.
Pihaknya juga akan melakukan tes DNA untuk mempercepat proses identifikasi mayat.
"Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri kematian mayat tersebut," tegas Irwan. ***
Editor : Abdul Basri