RadarBangkalan.id - Tragedi carok massal pecah di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Jumat, 12 Juli 2024.
Kabar carok massal ini tersebar luas dari video kejadian mengerikan tersebut di grup WhatsApp.
Dalam rekaman tersebut, seorang pria memberikan keterangan bahwa carok massal terjadi di Juk Korong tepi pantai, dengan sedikitnya empat korban yang tewas bersimbah darah.
Video lainnya menunjukkan lebih dari tiga orang yang tak dikenal terlibat dalam aksi carok, saling melayangkan senjata tajamnya, terdengar suara teriakan dan bunyi senjata tajam saling beradu.
Dilansir dari koranmadura.com, Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, telah mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian masih belum mengetahui identitas para pelaku carok.
Berdasarkan informasi yang tim radarbangkalan himpun, terdapat empat korban yang tewas di lokasi kejadian, dan jenazah mereka telah dibawa ke Puskesmas Tanjung Bumi.
Seorang warga, Saini, yang menyampaikan informasi melalui video tersebut, mengungkapkan bahwa korban-korban tersebut terdiri dari dua bersaudara dan dua keponakan.
"Ya, 4 orang yang meninggal, 2 bersaudara dan 2 keponakannya" ujar Saini memberikan keterangannya via whatsapp.
Menurut informasi yang beredar, latar belakang permasalahan yang memicu tragedi carok ini diduga akibat perselisihan terkait lahan parkir.
"Kayaknya gara-gara lahan parkir," ungkap Saini, menggambarkan konflik yang memicu tragedi carok massal tersebut.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif sebenarnya dan belum memberikan informasi mengenai identitas korban serta pelaku carok massal.
Petugas kepolisian sedang aktif di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan mengungkap rincian lebih lanjut mengenai kejadian berdarah ini.
Masyarakat setempat pun menanti hasil penyelidikan lebih lanjut agar dapat memahami secara utuh apa yang menjadi pemicu peristiwa tragis ini. ***