RadarBangkalan.id - Wardi Sempat Tersenyum Ketika Bercerita Soal Kehebatan Kakaknya Hasan Busri saat carok melawan 5 Pendekar yang menewaskan 4 Orang dan menampuni 1 Orang.
Peristiwa ini terjadi saat mereka berdua melibatkan diri dalam carok melawan empat pendekar di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Baca Juga : Polres Pamekasan Tangkap Tersangka Narkoba Setengah Kilogram
Wardi menceritakan bahwa dirinya ikut carok massal karena diajak oleh Hasan Busri kakaknya untuk menjawab tantangan dari pendekar di desanya sehingga terjadilah carok massal melawan 5 pendekar pada pukul 18.30 WIB, Jumat (12/1/2024).
Pada saat carok, Wardi berhadapan dengan Nujehri dan Hafid, sementara Hasan Busri melawan Mat Tanjar dan Mat Terdam.
Seorang lagi yang berbaju putih dan sarung merah bahkan diberi ampun oleh Hasan Busri dan Wardi.
Baca Juga : Kembali Erupsi, Gunung Semeru Meletus Dini Hari Tadi dengan Ketinggian 700 Meter di Atas Permukaan Laut
"Mereka masih mencoba menyerang tapi tidak berhasil mengenai kami," kata Wardi seraya tertawa.
Dia menjelaskan bahwa sebelumnya, ia membawa kakaknya dari rumah setelah mengambil dua celurit.
Begitu sampai di lokasi, Hasan Busri langsung melompat dan memulai aksinya.
"Belum standar, sudah melompat dia (Hasan Busri)," tambah Wardi sambil tertawa.
Baca Juga : Jangan Remehkan Karier PPPK, Tidak Menutup Kemungkinan MenempatinJabatan Mentereng
Setelah menyimpan motor, Wardi dengan cepat ikut kakaknya untuk mengejar lawan.
"Saya langsung ikut mengejar," kata Wardi.
Meskipun kejadian tersebut diwarnai dengan keganasan dan ketegangan, Wardi menceritakannya dengan penuh semangat.
Hasil dari pertarungan tersebut, Wardi hanya mengalami luka di bagian bawah matanya.
"Saya kena, tapi tidak menyadari. Terbentur," ujar Wardi.
Baca Juga : Krisis Global: Harga Emas Antam Terjerat Dalam Laju Turun Ekonomi, Kekhawatiran Masyarakat Meluas
Mengingat mereka berdua melawan empat pendekar yang dihormati di Madura, yakni Mat Tanjar, Mat Terdam, Nujehri, dan Hafid, keberanian Wardi dan Hasan Busri patut diacungi jempol.
Baca Juga : Amerika Serikat Tuduh Pengusaha Surabya Pasok Komponen Drone ke Iran, Siapa Agung Surya Dewanto
Menurut keterangan Wardi, Mat Tanjar adalah seorang guru silat di dua desa, sementara Mat Terdam adalah adik kandungnya.
Nujehri, pada sisi lain, adalah pamannya, dan Hafid adalah murid silat dari Mat Tanjar.
Para pendekar ini berasal dari Desa Larangan Timur, kecuali Hafid, yang masih satu dusun dengan Hasan dan Wardi.
Masyarakat setempat bahkan mengakui kehebatan keempat korban carok ini.
"Mereka adalah orang-orang kuat yang memang ditakuti. Semua orang di desa kenal mereka," ungkap Wardi.