News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Terdengar Teriakan Takbir dan Gesekan Celurit Nyaring Ketika Carok Massal Hasan Busri dan Pendekar Mat Tanjar CS

Ubaidillah • Sabtu, 20 Januari 2024 | 00:25 WIB
Suasana Mencekam Carok Massal Hasan Busri, Wardi, Tanjar, Najehri, Mat Terdam dan Hafid (45) Viral di Berbagai Media Sosial. (Ilustrasi: Kolase RadarBangkalan)
Suasana Mencekam Carok Massal Hasan Busri, Wardi, Tanjar, Najehri, Mat Terdam dan Hafid (45) Viral di Berbagai Media Sosial. (Ilustrasi: Kolase RadarBangkalan)

RadarBangkalan.id - Pertempuran sengit antara Hasan Busri dan Wardi yang melawan Pendekar Mat Tanjar, Najehri (42), Mat Terdam (26), dan Hafid (45) pada Carok Massal yang terjadi di Bangkalan viral di media sosial.

Pada Video Viral Carok massal tersebut terlihat Suasana Carok Maut Hasan VS Mat Tanjar Cs Menengangkan, Suara Gesekan Celurit Terdengar Nyaring diketahui telah menewaskan empat orang dalam sebuah pertarungan carok.

Selain itu suara Takbir "Allohu Akbar" juga terdengar jelas ketika Hasan Busri dan Mat Tanjar saling serang sambil saling kejar sehingga suasana saat itu sangat mencekam.

Kehebatan dari Hasan Busri dan Adiknya Wardi tak mampu dikalahkan oleh 4 Pendekar di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Sehingga 4 Pendekar Desa tersebut mampu dikalahkan oleh Wardi dan kakaknya Hasan Busri yang pernah berguru di Kalimantan ketika merantau.

Keempat korban tersebut merupakan jawara desa yang dikenal dengan nama Mat Tanjar, Najehri (42), Mat Terdam (26), dan Hafid (45).

Momen carok maut ini terekam dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral di berbagai media sosial.

Baca Juga : Rempah Indonesia Mendunia, Ini Tantangan dan Peluangnya di Era Perubahan Iklim

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat Hasan Busri sedang mengejar Mat Tanjar seorang diri, sementara Hasan Busri sendiri dikejar oleh empat lawannya yang lain.

Wardi, sang kakak yang berusaha melindungi Hasan Busri, juga ikut mengejar orang-orang yang hendak menyerang saudaranya.

Suasana menjadi semakin menegangkan ketika teriakan dan suara gesekan celurit terdengar nyaring dalam rekaman tersebut.

Baca Juga : Jaringan Kriminal Digital Merebak: Tantangan Serius di Era Digital dan Cara Mengatasinya

Dalam momen tersebut, terdengar juga seseorang mengucap takbir dengan penuh kegembiraan, "Allahu Akbar!," teriak salah satu dari mereka saat duel.

Perekam video berusaha mengabadikan momen yang penuh ketegangan sambil berlarian menyusuri kejadian tersebut.

Baca Juga : Ancaman Siber Menghantui Kehidupan, Apa yang Harus Dilakukan di Era Digital?

Menariknya, saat duel sedang berlangsung, celurit yang digunakan oleh Hasan Busri ternyata patah.

Namun, hal ini tidak menghentikan niatnya untuk melanjutkan carok.

Hasan Busri kemudian menggunakan celurit milik Mat Tanjar untuk melancarkan serangannya kepada korban lainnya.

"Ketika (celurit) saya patah, saya ambil punya MTJ yang tubuhnya sudah ambruk, lanjut (carok) dengan yang lain," kata Hasan Busri, menunjukkan ketegasan dan keberanian dalam situasi yang sulit.

Baca Juga : Dunia Digital Darurat: Ancaman Pemerasan Merebak, Kita Harus Siap Bertahan!

Saat diwawancarai, Hasan Busri tidak dapat memberikan banyak keterangan mengenai detail pertarungan tersebut, karena ia mengaku tidak mengetahui betul siapa-siapa yang menjadi lawannya.

Bahkan, menurut perkiraan Hasan Busri, pertarungan carok melawan lima orang ini berlangsung kurang dari satu menit.

"Kejadian gak tau, gak sampai semenit kejadian itu.

Yang kejar Mat Tanjar," ucapnya.

Dalam suasana yang tegang, Hasan Busri tertawa ketika mengingat sosok yang mengejarnya di tengah pertarungan tersebut.

"Saya gak tau yang ngejar saya itu siapa," katanya tertawa, memberikan nuansa ironis pada kejadian tersebut.

Baca Juga : Guncangan Ekonomi: Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga, Masyarakat Resah akan Dampaknya

Setelah pertarungan selesai, satu orang yang berhasil selamat dari insiden tersebut disuruh pergi oleh Hasan Busri.

"Mau nyerang lagi, 'Kalau kamu maksa saya bunuh juga'," kata Hasan Busri, menunjukkan bahwa kejadian ini penuh dengan ketegangan dan keputusan yang sulit.

Baca Juga : Kontroversi Kebijakan Moneter: Bank Indonesia Pertahankan BI Rate 6 persen, Stabilitas Ekonomi atau Ancaman Tersembunyi?

Kini, Hasan Busri dan Wardi telah diamankan oleh pihak kepolisian dan resmi menjadi tersangka.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, memberikan penjelasan mengenai ancaman hukuman bagi kedua tersangka, "Penerapan Pasal 340 KUHP, seumur hidup," ucapnya didampingi Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo di Mapolres Bangkalan pada Minggu (14/1/2024).

Baca Juga : Samsung Galaxy S24 Series AI Hadir dengan Teknologi AI Canggih, Ini Dia Keunggulannya

Menghadirkan Local, Menjadi Indonesia

Sebagai sebuah peristiwa lokal yang mencuat menjadi sorotan nasional, kejadian carok maut antara Hasan Busri dan Mat Tanjar CS menunjukkan betapa pentingnya untuk merawat kearifan lokal.

Peristiwa ini menjadi cerminan dari keberagaman budaya di Indonesia yang kadang-kadang dapat memunculkan konflik dalam bentuk tradisional.

Band dangdut hip-hop NDX AKA
Band dangdut hip-hop NDX AKA
Editor : Ubaidillah
#Teriakan Takbir dan Gesekan Celurit #Mat Tanjar #Wardi #Kehebatan Hasan Busri dan Wardi #Carok Massal Hasan Busri dan Mat Tanjar #Carok Maut Hasan VS Mat Tanjar #Hasan Busri