News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pj Bupati Masrukin Bantu Korban Angin Kencang yang Melanda Pamekasan

Abdul Basri • Sabtu, 20 Januari 2024 | 19:31 WIB

 

EMPATI: Pj Bupati Pamekasan Masrukin memberikan bantuan kepada pengurus Ponpes Miftahul Ulum Panyepen, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan. (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
EMPATI: Pj Bupati Pamekasan Masrukin memberikan bantuan kepada pengurus Ponpes Miftahul Ulum Panyepen, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan. (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
 

PAMEKASAN, Radarbangkalan.id – Pj Bupati Pamekasan Masrukin mengunjungi lokasi terdampak bencana angin kencang di Kecamatan Palengaan, Pamekasan Kamis (18/1).

Pada kesempatan yang sama, Masrukin juga memberikan bantuan kepada warga terdampak angin kencang tersebut.

Sebelumnya, angin kencang menerjang dua desa di Kecamatan Palengaan pada Selasa (16/1) siang. Yakni Desa Panaan dan Potoan Laok.

Sekitar 40 bangunan roboh dan satu musala di Ponpes Miftahul Ulum Panyepen rusak. Selain itu, tiga warga menjadi korban.

Kedatangan Pj Bupati Pamekasan Masrukin didampingi beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Seperti badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), dinas sosial (dinsos), dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (DPRKP), serta Camat Palengaan Muzanni. Mereka tiba di balai Desa Potoan Laok pukul 09.43.

”Kami ke sini untuk meninjau langsung warga terdampak dan melihat kondisi bangunan akibat angin kencang pada Selasa (16/1) lalu,” ucap Pj Bupati Pamekasan Masrukin.

Pemberian sembako secara umum untuk menunjang kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Bantuan ini hanya untuk meringankan kebutuhan sehari-hari dalam waktu satu pekan sudah dirasa cukup.

Selain kepada warga, Masrukin juga membantu Ponpes Miftahul Ulum Panyepen. Lembaga ini dibantu galvalum untuk musala yang rusak akibat terjangan angin.

”Kami juga mengunjungi masyarakat yang tulang bahunya kegeser akibat tertimpa reruntuhan asbes di rumahnya di Desa Potoan Laok,” jelas mantan sekretaris DPRD Pamekasan itu.

BPBD dan DPRKP Pamekasan melakukan survei untuk melihat tingkat kerugian konstruksi. Mereka menanyakan kebutuhan masyarakat untuk rehabilitasi bangunan.

Total 40 bangunan rumah dan satu musala di Desa Panaan dan Potoan Laok.

Selain itu, tiga warga menjadi korban pada bencana angin kali ini. ”Kalau total korban yang terdampak itu, baik karena kerusakan bangunannya maupun terkena reruntuhan itu ada 57,” kata Masrukin.

Dia menyampaikan, masyarakat Pamekasan sudah mengantisipasi dan waspada terhadap adanya bencana.

Namun, karena memang tidak ada yang tahu soal bencana, maka untuk selanjutnya lebih ditingkatkan lagi kewaspadaannya.

Salah satu caranya, dengan memotong ranting pohon yang dinilai berbahaya. Namun, tidak memotong secara keseluruhan karena masih dibutuhkan untuk kebutuhan oksigen.

”Jadi, yang namanya bencana kita hanya bisa pasrah saja ke Allah. Semoga ke depannya Pamekasan selamat dari bencana apa pun,” harapnya.

Dia juga berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi yang terdampak. Dia berharap masyarakat diberikan ketabahan dan kekuatan. ”Semoga bermanfaat walaupun tidak seberapa,” harapnya. (ail/luq)

Editor : Abdul Basri
#pamekasan #pj bupati #angin kencang #Masrukin