RadarBangkalan.id - Duel carok di Bangkalan, Madura, yang melibatkan Hasan Tanjung dan Mat Tanjar, masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Mat Tanjar, seorang guru silat di Bangkalan, Madura, harus menyerahkan nyawanya dalam duel carok melawan Hasan Tanjung.
Pertarungan carok sengit itu menyisakan cerita mengejutkan, di mana Hasan Tanjung berhasil keluar sebagai pemenang melawan sepuluh lawan.
Dalam kejadian tersebut, empat orang tewas, sementara yang lainnya melarikan diri ketakutan.
Awalnya, Hasan Tanjung disorot sebagai sosok yang menganut ilmu kebal karena kehebatannya menundukkan Mat Tanjar, figur yang sangat dihormati di wilayah tersebut.
Namun, ternyata ada rahasia di balik kemenangan Hasan Tanjung yang baru terungkap belakangan ini.
Berbeda dengan dugaan awal, Hasan Tanjung tidak memiliki keterlibatan dalam ilmu kebal. Ia justru dikenal sebagai warga biasa seperti orang pada umumnya di wilayah tersebut.
Muncul pertanyaan, apa sebenarnya yang membuat Hasan Tanjung bisa mengalahkan Mat Tanjar dalam duel carok maut itu?
Menurut informasi dari sumber yang diambil dari akun TikTok @sangjagosquad, seorang YouTuber melakukan wawancara dengan salah seorang warga yang tinggal di tempat kejadian duel carok tersebut.
Dalam wawancara tersebut, terungkap bahwa Hasan Tanjung adalah seorang warga biasa dan tidak memiliki hubungan dengan ilmu kebal.
Warga setempat menjelaskan, "Menurut kata dia enggak, karena ini dua orang (Hasan dan Wardi) itu tidak menganut ilmu kebal apapun, mereka hanya warga biasa."
Rahasia di balik kemenangan Hasan Tanjung dalam duel carok ternyata terletak pada kemampuannya dalam ilmu bela diri silat.
Sebagaimana diungkapkan oleh narasumber, Hasan dan rekan se-duelnya, Wardi, memiliki keahlian dalam ilmu bela diri yang sama dengan keempat pelaku yang tewas.
Meskipun selama ini tidak terlihat, Hasan dan Wardi secara tekun mempelajari silat, yang akhirnya memampukan mereka menghadapi dan mengalahkan Mat Tanjar dalam pertarungan sengit tersebut.
Dengan demikian, kemenangan Hasan Tanjung tidak didasarkan pada ilmu hitam, melainkan pada keterampilan bela diri yang telah ia kembangkan dengan tekun selama bertahun-tahun.
Cerita ini menjadi bukti bahwa keahlian dalam ilmu bela diri dapat menjadi kunci kemenangan, bahkan dalam situasi yang penuh tantangan seperti duel carok maut di Bangkalan, Madura. ***
Editor : Azril Arham