News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Haru! Isak Tangis Mewarnai Keluarga Hasan Tanjung dan Wardi Saat Pertama Kali Keluar dari Persembunyian Usai Carok

Ubaidillah • Rabu, 24 Januari 2024 | 04:37 WIB
Haru! Isak Tangis Mewarnai Keluarga Hasan Tanjung dan Wardi Saat Pertama Kali Keluar dari Persembunyian dan Pulang ke Rumah bersama sang kakak Abdul Rahman. (Kolase RadarBangkalan.id)
Haru! Isak Tangis Mewarnai Keluarga Hasan Tanjung dan Wardi Saat Pertama Kali Keluar dari Persembunyian dan Pulang ke Rumah bersama sang kakak Abdul Rahman. (Kolase RadarBangkalan.id)

RadarBangkalan.id - Usai Hasan Tanjung dan Wardi menyelesaikan duel carok dengan Mat Tanjar dan Mat Terdam CS, mereka segera pergi ke area kosong di kebun dekat rumahnya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ada serangan dari lawan carok lainnya karena Mat Tanjar merupakan Guru Silat yang terkenal di 2 Desa.

Kemudian kedua pelaku carok mengerikan di Bangkalan tersebut langsung menghubungi Abdul Rahman untuk memberitahukan kejadian yang telah dialaminya.

Sosok Abdul Rahman adalah kakak kandung Hasan Tanjung dan Wardi pelaku carok Bangkalan Madura.

Sehingga Abdul Rahman lah orang pertama yang tahu persembunyian Hasan Tanjung dan Wardi ketika lari untuk menghindar pasca peristiwa carok tersebut.

Berdasarkan informasi yang diungkapkan oleh Abdul Rahman secara lengkap terkait apa yang di alami oleh kedua adiknya yakni Hasan Tanjung dan Wardi pasca kejadian carok bangkalan tersebut.

Abdul Rahman mengungkapkan ketika pertama kali melihat dan berjumpa dengan adeknya Hasan Busri alias Hasan Tanjung dan Wardi, terlihat jika kedua adiknya tersebut sangat ketakutan hingga seluruh badanya gemetar.

"Kenapa kamu lakukan itu dek?", timpal Abdul Rahman penuh kesedihan melihat kedua adeknya.

Sang adek pun yang kini menjadi tersangka carok masal di bangkalan tersebut menjawab, "Saya ndak kuat, saya dipukul", ungkap Hasan Tanjung kepada kakaknya Abdul Rahman.

Dalam kondisi pikiran dan suasana yang campur aduk menimpa sang kakak Abdul Rahman, Akhirnya Abdul Rahman membawa pulang Hasan Tanjung dan Wardi ke rumah.

Sesampainya dirumah, Peristiwa tragis carok maut pun diceritakan kepada keluarganya yakni Istri dan Ibunya sehingga suasana rumah pada saat ini pecah oleh isak tangis keluarga.

Kesedihan dan Tangisan itu tak lain datang dari istri Hasan Tanjung dan Umi (Ibu) mereka yang sudah sepuh.

Keberadaan mereka pun tak berlangsung lama, karena keduanya pamit untuk kembali meninggalkan rumah untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan pasca carok maut yang memakan 4 korban jiwa.

Pesan haru yang dititipkan oleh Hasan Tanjung kepada kakaknya Abdul Rahman yaitu menitipkan keluarganya untuk menjaga anak dan istrinya, sebelum ia pergi meninggalkan rumah.

"Dia titip kesaya agar jaga anaknya, kasih makan dan suruh ngaji," ujar Abdul Rahman dengan penuh kesedihan menghadapi peristiwa yang tak pernah diinginkannya tersebut.

Kita semua berharap dan berdoa tidak ada lagi kejadian tragedi carok maut yang menewaskan 4 orang pendekar Mat Tanjar CS di Indonesia lebih khusus di Madura.

Semoga Pelaku, keluarga korban dan pelaku diberi kesabaran dan ketabahan untuk menghadapi kejadian yang tak pernah diinginkannya ini, serta 4 Korban diampuni dosanya dan dimasukkan ke dalam syurga. Aaamiin.

Editor : Ubaidillah
#Carok Mengerikan di Bangkalan #Hasan Busri Melawan 4 Pendekar #ilmu kebal #bangkalan #Wardi dan Hasan Busri Mengampuni Lawannya #Hasan dan Wardi Pendekar dari Bangkalan #Peristiwa Carok Viral di Bangkalan #Carok Massal Hasan Busri dan Mat Tanjar #Carok Paling Mengerikan Saat Ini #Carok Bangkalan #Perguruan dan Padepokan Pencak Silat Hasan Busri #Senyum Wardi Saat Carok #Carok Massal di Bangkalan