Radarbangkalan.id – Banyak desa di Pulau Madura membutuhkan sumur bor untuk pemenuhan air bersih. Seperti di Kecamatan Tambelangan, Sampang.
Di kecamatan ini ada sekitar sembilan desa yang masih kekurangan air bersih saat musim kemarau.
Pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto itu diungkapkan di Pondok Pesantren Al Anwar, Kecamatan Modung, Bangkalan, Selasa (23/1).
Dalam kunjungannya dia meresmikan 15 titik sumur bor yang tersebar di empat kabupaten di Madura.
”Saya dengar dari wakil gubernur Jawa Timur masih banyak titik yang kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkapnya.
Karena itu, Kemenhan akan berupaya menyasar titik-titik yang membutuhkan sumur bor.
Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada rektor Universitas Pertahanan (Unhan) untuk segera membuat program studi khusus ilmu air hidrologi.
”Program studi khusus ilmu air hidrologi ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Saya kira ini perlu diketahui bahwa kebutuhan air bersih sangat penting,” sambungnya.
Unhan juga memiliki insinyur yang menguasai semua teknologi untuk mencari potensi titik air secara cepat.
”Ada beberapa kepala desa yang melapor, sudah mencari titik air tidak ketemu, alhamdulillah setelah dibantu oleh insinyur dari Unhan bisa dengan mudah menemukan titik air,” urainya.
Prabowo juga berjanji untuk menambah jumlah titik pengeboran air di Madura.
Pemenuhan kebutuhan air bersih akan menjadi prioritas Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Hal itu juga harus didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.
”Kami akan terus memprioritaskan masalah air ini, mudah-mudahan di waktu yang akan datang kita bisa membuat terobosan-terobosan baru,” harapnya.
Dia berpesan kepada masyarakat untuk menjaga sarana dan prasarana (sarpras) dan meminta masyarakat menghemat air.
Dia juga akan menerjunkan tim pendamping untuk mengontrol sumur bor yang sudah diresmikan itu.
”Kami akan mengirimkan tim pendamping untuk membantu merawat sarpras yang ada ini, agar bisa digunakan untuk jangka panjang,” janjinya.
Peresmian sumur bor secara simbolis itu dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan sejumlah Forkopimda Bangkalan. (za/luq)
Editor : Abdul Basri