RadarBangkalan.id - Kisah kelam keluarga Wardi dan Ifa semakin mengemuka setelah terjerat dalam kasus carok yang viral di Bangkalan, Jawa Timur.
Namun, sebelum tragedi tersebut, keduanya memiliki latar belakang perantauan yang cukup menarik.
Mengutip dari sumber terpercaya, terungkap bahwa Mawardi dan Ifa pernah merantau ke Malaysia, sebuah fakta yang terungkap berkat viralnya kasus carok yang melibatkan mereka.
Sebuah ungkapan dari teman kerja Wardi di Malaysia, yang diunggah melalui akun TikTok @beybheetalfiansy pada Sabtu, 3 Februari 2024, mengungkapkan bahwa keduanya pernah bekerja bersama di sebuah tempat makan atau restoran.
Dalam unggahan tersebut, teman kerja Wardi membagikan foto masa lalu saat keduanya bekerja di Negeri Jiran.
"Ketika carok Madura sedang ramai, saya ingat wajah Wardi yang terasa begitu familiar," jelasnya sebagai caption dalam unggahan tersebut.
"Ternyata benar, kami pernah bekerja bersama di food court pada tahun 2016. Saya tidak pernah menyangka bahwa dia adalah orang yang begitu tenang," tambahnya.
Video tersebut menampilkan foto Wardi mengenakan seragam kerja di sebuah restoran, bersama dengan beberapa rekan perempuannya.
Postingan ini memicu komentar dari netizen yang mengungkapkan fakta lain terkait perantauan Wardi dan Ifa.
"Iya, saya melihat postingan bahwa mereka berdua pernah bekerja di Malaysia bersama istrinya," komentar seorang netizen.
"Jangan pernah menganggap remeh ketenangan, teman," tambah komentar lainnya.
Saat ini, Wardi harus mendekam di penjara setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan dalam tragedi carok Bangkalan.
Bersama kakaknya, Hasan Tanjung, Wardi menghadapi ancaman hukuman mati atau seumur hidup jika terbukti melakukan pembunuhan berencana.
Sementara itu, Ifa, sebagai istri Wardi, kini harus bertanggung jawab mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Kabarnya, pasangan ini telah diberkahi dengan dua anak kecil yang kini membutuhkan perhatian lebih.
Kisah tragis keluarga Wardi dan Ifa menjadi bukti bahwa masa lalu mereka sebagai perantau di Malaysia telah menjadi bagian dari jejak hidup mereka, yang kini terungkap seiring dengan kasus carok paling mengerikan di Bangkalan. ***
Editor : Azril Arham