RadarBangkalan.id - Kasus carok Madura antara Hasan Busri dan Mat Tanjar terus memanas, meninggalkan empat korban tewas.
Namun, satu saksi kunci dari kubu Mat Tanjar, yakni Wardi, berhasil selamat dari tragedi mengerikan ini dan kini memberikan pengakuan mengejutkan.
Wardi, yang menjadi saksi langsung dalam insiden carok Madura tersebut, berbagi kisahnya melalui akun TikTok @perjakalinglung11 pada Sabtu, 3 Februari 2024.
Pengungkapan ini membuka tabir serangan terakhir dalam kasus yang sedang viral ini.
Kasus carok Madura antara Hasan Busri dan Mat Tanjar masih menjadi sorotan karena kurangnya kesaksian yang lengkap.
Namun, Wardi, yang berhasil selamat setelah diminta kabur oleh Hasan Busri, kini dianggap sebagai saksi kunci yang memiliki informasi penting terkait peristiwa tragis tersebut.
Meski Mat Tanjar telah tewas, seorang murid dari pihaknya tetap menyerang Hasan Busri dan Wardi.
Menariknya, Wardi memberikan peringatan kepada murid tersebut untuk segera kabur dan tidak memaksakan diri untuk melanjutkan pertarungan.
Hasan Busri juga memberikan penjelasan terkait insiden tersebut, "Malahan ada yang terakhir itu (murid Mat Tanjar) nyerang. Saya bilang kalau kamu maksa, kamu bisa mati juga. Itu saya bilang gitu," ungkapnya dengan tegas.
Saksi kunci yang selamat ini, yang diidentifikasi dari video dengan memakai baju putih, menjadi sorotan utama dalam kasus ini.
Wardi dengan blak-blakan mengungkap ciri-ciri sosoknya, memberikan petunjuk yang menjadi fokus pencarian banyak pihak terkait kasus carok Madura ini.
Baca Juga: Pendekar Silat Ungkap Keangkuhan Mat Tanjar sebagai Pemicu Carok Paling Mengerikan di Bangkalan
Kasus carok Madura bermula dari sapaan pelaku pada korban, yang memprovokasi dan membuat korban merasa ditantang.
Terjadilah pertikaian yang memicu ajakan carok, melibatkan adik pelaku, dan berakhir dengan kejadian mengerikan yang menelan empat korban jiwa sekaligus.
Kasus ini masih menjadi perbincangan hangat, dan saksi kunci yang selamat ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi lebih lanjut untuk membantu penyelesaian kasus carok paling mengerikan di Bangkalan, Madura. ***
Editor : Azril Arham