Misteri di Perairan Pulau Raas: Pencarian Pelajar Siswa SMA Melompat ke Laut dari Kapal KM Sabuk Nusantara 92 Diperluas
Ajiv Ibrohim• Jumat, 9 Februari 2024 | 05:38 WIB
SIAGA: Tim Basarnas melakukan pencarian penumpang KM Sabuk Nusantara 92 yang meloncat dalam pelayaran dari Pulau Kangean ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Minggu (4/2). (BASARNAS SUMENEP UNTUK JPRM)
SUMENEP, Radarbangkalan.id - Hampir sepekan berlalu, misteri di balik loncatnya seorang siswa SMA 1 Muhammadiyah Sumenep, Samil, dari atas KM Sabuk Nusantara 92 masih belum terjawab.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, KSOP, dan masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian di perairan Raas, Pulau Kangean, Jawa Timur.
Kronologi Kejadian
Pada Jumat (2/2) dini hari sekitar pukul 02.40 WIB, Samil yang saat itu sedang dalam perjalanan dari Pulau Kangean menuju Kalianget, tiba-tiba menghilang dari tempat tidurnya.
Teman yang tidur bersamanya baru menyadari kepergian Samil setelah kapal melewati Pulau Sapudi.
Bambang Pujo, Koordinator Unit Siaga Basarnas Sumenep, mengatakan bahwa pencarian difokuskan di pulau-pulau kecil karena Samil dikhawatirkan tersangkut di sana.
Arah arus laut juga menjadi pertimbangan dalam proses pencarian.
Tim SAR memperluas area pencarian hingga ke Pulau Kangean di timur dan pulau-pulau di sekitarnya.
Kendala utama dalam pencarian adalah cuaca yang tidak menentu dan gelombang laut yang tinggi.
Selain itu, wilayah pencarian yang luas dan minimnya informasi terkait motif Samil melompat dari kapal juga menjadi hambatan.
SIAGA: Tim Basarnas melakukan apel di Kecamatan Raas, Sumenep, sebelum melakukan pencarian pemuda yang loncat dari KM Sabuk Nusantara 92, Minggu (4/2). (BASARNAS SUMENEP UNTUK JPRM)
Dugaan Motif dan Harapan Keluarga
Hingga saat ini, motif di balik tindakan Samil masih belum diketahui. Pihak keluarga dan teman-temannya mengaku tidak mengetahui adanya masalah yang dihadapi Samil sebelum kejadian tersebut.
Pj Kades Saur Saebus, Marjuni, mengatakan bahwa Samil baru saja pulang ke pulau untuk liburan sekolah dan berniat kembali ke sekolahnya di Kalianget.
Keluarga dan masyarakat Saur Saebus berharap Samil dapat ditemukan dalam keadaan selamat. ***