BANGKALAN, RadarBangkalan.id - Bukan Soal Balas Dendam dari pihak Mat Tanjar yang dikhawatirkan warga bangkalan,
tapi sosok yang mengaku warga bangkalan ini kecewa terhadap status tersangka yang diberikan kepada hasan dan wardi.
Belakangan sosok yang mengaku sebagai perwakilan warga Bangkalan muncul memberikan
pembelaan untuk Hasan Busri alias Hasan Tanjung usai carok mengerikan pada 12 Januari 2024 lalu.
Berdasarkan pernyataan Chandra, warga Bangkalan bukan lagi resah terhadap ancaman balas dendam dari kubu Mat Tanjar.
akan tetapi pembelaan tersebut justru mengacu pada perlakuan hukum yang mungkin akan menimpa Hasan Tanjung dan adiknya, Mawardi.
Menurut penuturannya, warga setempat mengaku kecewa dengan 2 hal penting terkait kakak beradik pelaku carok tersebut.
"Kami sebagai warga Bangkalan merasa kecewa," ujarnya sebagaimana
dikutip RadarBangkalan.id dari YouTube Sang Pencari Keadilan pada Kamis, 8 Februari 2024.
Pertama, soal status tersangka yang hanya diberlakukan bagi pihak Hasan Tanjung.
Hal ini dinilai jomplang alias minim keadilan untuk kedua pelaku.
Pasalnya status tersebut tak diberikan pada salah satu komplotan Mat Tanjar
yang juga terlibat dalam aksi carok, namun berhasil kabur dari TKP.
"Kami rasa tidak masalah jika Hasan jadi tersangka, tapi mengapa yang lain tidak," tegasnya.
Kedua, perihal vonis hukuman yang disebut-sebut bakal dijatuhkan pada Hasan Tanjung dan Mawardi.
Utamanya terkait pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana yang dituduhkan dinilai tidaklah tepat.
Bukan tanpa alasan, Chandra mengajak untuk melihat dari sisi kronologi penyebab insiden tersebut bisa terjadi.
Ia mengingatkan soal tantangan carok yang justru dilayangkan oleh pihak korban, bukannya pelaku.
"Tidak ada niatan pembunuhan yang direncanakan, tantangan datang jelas dari pihak Almarhum," imbuhnya.
Chandra juga memastikan untuk saat ini tidak ada
potensi balas dendam antara keluarga dari Mat Tanjar maupun Hasan,
apalagi diperkuat dengan kakak korban yang sudah silaturrahmi dengan keluarga korban Mat Tanjar.
"Keduanya tidak ada masalah, bahkan kakaknya itu sudah minta maaf
dan menjalin silaturahmi dengan keluarga korban," tandasnya.
Editor : Ubaidillah