News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Warga Sampang Madura Emosi Usai Duga Surat Suara Sudah Tercoblos, Ketua PPK: Beberapa C6 Pemberitahuan Belum Sampai

Ubaidillah • Rabu, 14 Februari 2024 | 17:50 WIB
Warga Sampang Madura Emosi Usai Duga Surat Suara Sudah Tercoblos, Ketua PPK: Beberapa C6 Pemberitahuan Belum Sampai. (Kolase : Radar Bangkalan.id / Akun X @RanbawB16304)
Warga Sampang Madura Emosi Usai Duga Surat Suara Sudah Tercoblos, Ketua PPK: Beberapa C6 Pemberitahuan Belum Sampai. (Kolase : Radar Bangkalan.id / Akun X @RanbawB16304)

Sampang, RadarBangkalan.id - Warga Sampang dibuat emosi H-1 sebelum pencoblosan pilpres dan pileg 2024 tepatnya pada hari Selasa (13/24) sekitar

jam 22:00, emosinya warga sampang tepatnya warga Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Sampan.

Hal ini karena beberapa undangan C6 pemberitahuan untuk melakukan pencoblosan belum sampai kepada masyarakat.

Bahkan dalam video yang beredar di media sosial tiktok, X, dan WhatsApp terlihat luapan emosi salah seorang warga

dituangkan kepada 3 orang yang diduga sebagai anggota KPPS dan dianggap bertanggungjawab terhadap kejadian ini,

dengan mengajukan pertanyaan dengan nada emosi siapa yang menyuruh melakukan itu.

"Sapah se nyuro kakeh? (Siapa yang menyuruh kamu?)", ujar sosok berkopyah dengan nada tinggi.

Setelah mendapatkan jwaban, ia pun melanjutkan sambil memaki seseorang yang diduga

sudah melakukan pencoblosan di surat suara dalam kotak tersebut.

"Bukteh riyah bukteh riyah yeh, (bukti ini bukti ini ya)," teriak salah seorang warga yang emosi.

Dalam video yang lain terdengar teriakan warga dalam video untuk mengeluarkan undangan.

"Pakaluar pakaluar kabbi undangan jiah kurang ajar semua,

ella jek karo negenneng pakaluar pakaluar kabbi undangan jiah.

(keluarkan keluarkan semua undangan itu jangan cuma diam

keluarkan keluarkan semua undangan itu)," lanjut pria itu dengan nada emosi sembari mencari sesuatu sebagai luapan emosinya.

Ketua PPK pun buka suara terkait insiden tersebut, seperti yang dilansir oleh RadarBangkalan.id dari halaman detikJatim.

Ketua PPK Kecamatan Karang Penang, Sudar membenarkan terjadinya insiden di Desa Gunung Kesan itu.

dan ia berpendapat bahwa hal tersebut terjadi akibat ada beberapa undangan yang belum sampai ke tangan warga.

"Ada beberapa C6 pemberitahuan belum sampai ke masyarakat," kata Sudar dilansir dari detikJatim, pada hari Rabu (14/2/2024).

Saat ini KPU belum buka suara terkait kejadian viral tersebut, bahkan video terbaru dengan narasi suarat suara dicoblos

mendapatkan viewer hingga 2,3rb lebih dari pengguna akun media sosial X.

Editor : Ubaidillah
#madura #sampang #Gunung Kesan #emosi #dicoblos #pilpres 2024 #tercoblos