News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Warga Sampang Emosi Hingga Teriak Bakar Rumah KPPS Jika Tidak Dikasih: Bakar Rumah Ini

Ubaidillah • Rabu, 14 Februari 2024 | 18:12 WIB
Warga Sampang Emosi Hingga Teriak Bakar Rumah KPPS Jika Tidak Dikasih: Bakar Rumah Ini. (Kolase : Radar Bangkalan.id / Akun X @RanbawB16304)
Warga Sampang Emosi Hingga Teriak Bakar Rumah KPPS Jika Tidak Dikasih: Bakar Rumah Ini. (Kolase : Radar Bangkalan.id / Akun X @RanbawB16304)

Sampang, RadarBangkalan.id - Viral video di pesan WhatsApp yang menunjukkan warga sampang emosi hingga teriak akan membakar rumah KPPS jika tidak dikasih malam ini juga.

Didalam video tersebut di duga karena warga sampang belum menerima surat undangan untuk pencoblosan pemilu pilpres 2024,

dan dinarasikan pula kalau surat suara sudah dicoblos, namu Sudar selaku Ketua PPK Kecamatan Karang Penang

memastikan bahwa surat suara belum dilakukan pencoblosan seperti yang dinarasikan dalam video viral yang beredar.

"Belum ada surat suara yang dicoblos," tandas Sudar membantah narasi video tersebut.

Dalam video viral tersebut nampak warga desa gunung kesan sedang marah dan emosi kepada KPPS,

hingga mereka mencari dan menunjuk rumah KPPS dengan teriak Bakar rumah KPPS ini jika tidak diberikan form C6 pencoblosan pemilu 2024.

"Eyobbhereh romanah mun tak e yedar malem satiyah, eyobhereh, obbher roma reah

(Mau di bakar rumah ini kalau tidak disebar malam ini, bakar, bakar rumah ini)" teriak salah seorang dalam video tersebut.

Kondisi massa yang banyak dengan kebisingan bunyi klakson memperkeruh kondisi di lokasi yang diduga dekat dengan rumah anggota KPPS tersebut.

Terpisah, Komisioner Bawaslu Sampang Sodik mengaku belum bisa menanggapi persoalan viralnya video tersebut.

Pihaknya masih melakukan kroscek kebenarannya terkait kejadian tersebut.

"Videonya memang begitu, tapi belum tahu sebenarnya seperti apa," katanya.

Sodik menyampaikan, pihaknya masih perlu menelusuri kebenarannya terlebih dahulu.

Pihaknya masih akan mencari tahu duduk permasalahannya apa, sehingga tidak menimbulkan banyak penafsiran.

"Sebelum kami mengetahui secara pasti sebab musababnya,

kami belum bisa simpulkan dan sampaikan," imbuhnya.

Warga Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar berdiam di posko banjir tepi jalan raya Pantura yang digunakan mengungsi. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Warga Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar berdiam di posko banjir tepi jalan raya Pantura yang digunakan mengungsi. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Editor : Ubaidillah
#viral #ppk #kpu #bawaslu #sampang #emosi #video terbaru