News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Terjebak di Antara Genangan: Bangkalan Bersatu Hadapi Banjir, 2.000 Jiwa Dievakuasi

Raditya Mubdi • Kamis, 14 Maret 2024 | 06:00 WIB
Arus lalu lintas di Jrengik Sampang macet akibat banjir
Arus lalu lintas di Jrengik Sampang macet akibat banjir

RadarBangkalan.id - Gelombang banjir mematikan menerjang Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menyusul hujan deras pada Senin (11/3).

Sebuah tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, dan TNI meluncurkan aksi cepat dengan melakukan evakuasi massal terhadap 2.000 warga yang terjebak banjir di Kecamatan Arosbaya.

Wakapolres Bangkalan, Kompol Andi Febrianto, mengungkapkan, "Ada sekitar 2.000 orang yang terdampak banjir,

dan sebagian dari mereka terpaksa kami evakuasi ke tempat yang lebih aman," pada hari Selasa (12/3).

Proses evakuasi dikoordinasi oleh Kompol Andi Febrianto, Kabag Ops AKP Polres Bangkalan Moch Rivai, dan Kasat Samapta AKP Buntoro.

Empat desa di Kecamatan Arosbaya menjadi episentrum banjir parah, termasuk Desa Buduran (700 warga terdampak), Desa Plakaran (200 warga terdampak), Desa Tambegan (15 warga terdampak), dan Desa Arosbaya (1.100 warga terdampak).

Upaya evakuasi menggunakan perahu karet dilaksanakan sejak pagi hingga sore, menghadapi genangan air dengan ketinggian bervariasi antara satu hingga 1,5 meter, bahkan mencapai atap rumah warga.

Andi menjelaskan, "Sampai sore ini kami bersama Kodim 0829 Bangkalan dan BPBD melakukan upaya evakuasi secara bertahap di rumah-rumah warga yang terdampak banjir. Total sekitar 2.000an warga dievakuasi di SPBU Arosbaya."

Kecamatan Arosbaya, terutama Desa Buduran, menjadi pusat banjir parah, menyebabkan akses jalan menuju Kecamatan Geger tak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat.

"Untuk sementara akses Arosbaya menuju Geger via Desa Buduran ke timur belum bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat karena genangan air yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk mencari alternatif jalan lain dan tetap waspada serta tidak berada di luar rumah jika tidak ada hal-hal yang penting," tambah Kompol Andi.

Baca Juga: Bencana Banjir Merajalela: Pemukiman Terendam, Kendaraan Tersendat di Perbatasan Bangkalan-Sampang

Banjir juga melanda Kabupaten Sampang dan Pamekasan di Madura. Kabupaten Sampang mengalami terendamnya Kecamatan Jrengik, sementara di Pamekasan, banjir terjadi di Jalan Trunojoyo akibat luapan Sungai Kalisemajid dan Sungai Kalikloang.

Situasi darurat membutuhkan koordinasi dan respons cepat dari pihak berwenang dan masyarakat setempat.

Tantangan besar ini menguji solidaritas serta keberanian warga Bangkalan dalam menghadapi bencana alam yang tak terduga.***

Editor : Raditya Mubdi
#Banjir di Bangkalan #banjir di Madura #sampang