RadarBangkalan.id - Madura, sebuah pulau kecil yang memiliki dampak besar dalam politik Jawa Timur, kembali menorehkan prestasi dalam Pilgub Jatim 2024.
Angka golput yang rendah dan tingginya partisipasi pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadikan Madura menjadi salah satu elemen kunci dalam peta politik Jawa Timur.
Menurut Surokim Abdussalam, seorang Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), pelaksanaan pemilu di Madura selalu diwarnai oleh tingginya partisipasi pemilih.
"Relasi kuasa Madura sepertinya akan tetap menjadi kunci dan akan ada konfigurasi baru terkait distribusi serta dinamika suaranya," ungkapnya.
Salah satu faktor utama yang memengaruhi hasil Pilgub Jatim di Madura adalah dukungan yang diberikan oleh tokoh-tokoh lokal.
Dukungan ini memicu mobilitas pemilih yang tinggi di berbagai kantong suara.
Oleh karena itu, para kandidat di Pilgub Jatim 2024 diharapkan untuk mendekati para tokoh tersebut guna meraih dukungan yang maksimal.
Namun, kompleksitas politik Madura tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kultural, tetapi juga struktural.
Faktor kultural tercermin dari peran patron tokoh lokal yang kuat dalam menggerakkan massa pemilih.
Di sisi lain, pengawasan di lapangan yang lemah menjadi celah bagi pergerakan pemilih yang tidak terkendali.
Menurut Surokim, peran tokoh lokal akan menjadi penentu dalam meraih dukungan dari tiga juta pemilih di Madura.
"Distribusi suara kerap anomali tergantung situasi sehingga sulit diprediksi oleh survei," katanya.
Sejarah Pilgub Jatim juga mencatat peran penting Madura dalam menentukan hasil akhir.
Pada tahun 2008 dan 2014, Madura menjadi kunci kemenangan bagi pasangan calon yang berhasil memenangkan Pilgub Jatim.
Namun, tidak jarang juga terjadi sengketa terkait hasil suara di Madura, seperti yang terjadi pada Pilgub Jatim 2008 antara pasangan KarSa dan Kaji.
Tingginya perolehan suara pasangan calon di Madura menjadi bukti akan kekuatan politik pulau tersebut.
Bahkan, pada Pilgub Jatim 2018, Madura kembali menjadi penentu kemenangan bagi pasangan Khofifah-Emil.
Dengan demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa Madura memegang peranan krusial dalam perhelatan Pilgub Jatim.
Para kandidat diharapkan untuk memahami secara mendalam dinamika politik dan memanfaatkan secara optimal dukungan dari tokoh-tokoh lokal untuk meraih kemenangan.
Dengan strategi yang tepat, Madura tetap menjadi kunci tak terbantahkan menuju kemenangan di Pilgub Jatim 2024. ***