RadarBangkalan.id - Pemkab Bangkalan telah absen dari penghargaan Adipura dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pada tahun lalu.
Tidak hanya itu, tahun ini pun Bangkalan dipastikan tidak akan mengikuti penilaian Adipura.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan, Anang Yulianto, menjelaskan bahwa pada tahun 2023, instansi tersebut memutuskan untuk tidak mengikuti penilaian Adipura yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
Hal ini disebabkan oleh beberapa syarat yang belum terpenuhi untuk mengikuti penilaian tersebut.
Salah satu penyebab utama absennya Bangkalan dari kompetisi Adipura adalah karena tidak adanya tempat pembuangan akhir (TPA) permanen.
Skor yang diberikan untuk TPA mencapai sekitar 70 persen dari total penilaian, sedangkan 30 persen sisanya berasal dari luas ruang terbuka hijau (RTH). Keberadaan TPA menjadi salah satu syarat utama untuk mengikuti penilaian Adipura, yang sayangnya belum ada di Bangkalan.
Menurut Anang, penilaian Adipura seharusnya tidak hanya terfokus pada ketersediaan TPA, tetapi juga pada penanganan sampah secara keseluruhan, baik sampah rumah tangga maupun sampah umum.
Oleh karena itu, penting bagi pemerintah setempat untuk lebih memperhatikan penyelesaian masalah sampah secara menyeluruh sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian Adipura.
Ketua DPRD Bangkalan, Efendi, menyarankan agar dinas terkait segera menyelesaikan rencana pembangunan TPA di Desa Buluh yang seharusnya telah rampung pada tahun 2023.
Namun, hingga saat ini, proyek tersebut belum beroperasi dan terbengkalai.
"Penyelesaian masalah TPA harus menjadi prioritas utama agar Bangkalan dapat kembali mengikuti penilaian Adipura, mengingat hal ini merupakan salah satu penilaian dari pemerintah pusat," ungkapnya.
Dengan demikian, adalah penting bagi pemerintah daerah Bangkalan untuk segera mengatasi kendala-kendala yang menyebabkan absennya mereka dari penilaian Adipura, termasuk penyelesaian pembangunan TPA dan penanganan sampah secara menyeluruh.
Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan Bangkalan dapat kembali bersaing dan meraih penghargaan Adipura di masa mendatang. ***