News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pj Bupati Bangkalan Lantik 79 Kepala Sekolah Baru

Ajiv Ibrohim • Selasa, 28 Mei 2024 | 16:57 WIB
KHIDMAT: Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie mengambil sumpah dan janji jabatan Kepsek di Pendopo Agung Senin (27/5). (PROKPIM BANGKALAN UNTUK JPRM)
KHIDMAT: Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie mengambil sumpah dan janji jabatan Kepsek di Pendopo Agung Senin (27/5). (PROKPIM BANGKALAN UNTUK JPRM)

Radarbangkalan.id – Pj Bupati Bangkalan, Arief M. Edie, dengan penuh semangat melantik tidak kurang dari 79 kepala sekolah (Kepsek) di Pendopo Agung pada hari yang gemilang kemarin (27/5).

Perinciannya adalah dua Kepsek taman kanak-kanak (TK), 75 kepala sekolah dasar (SD), dan dua Kepsek sekolah menengah pertama (SMP).

Dalam sambutannya, Arief menegaskan betapa besar tanggung jawab yang diemban oleh seorang Kepsek.

Meskipun tugas utama mereka adalah mengajar, namun jabatan Kepsek mengandung tanggung jawab tambahan yang tidak bisa diabaikan.

Oleh karena itu, pesan beliau kepada Kepsek yang baru dilantik adalah agar senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan diri.

"Hanya dengan begitu, mereka dapat melaksanakan tugas pengabdian mereka di bidang pendidikan dengan sempurna," ujarnya semangat.

Lebih lanjut, Arief juga menekankan pentingnya pendidikan kebersihan kepada para Kepsek.

Dia yakin bahwa ketika lingkungan sekolah bersih, kedisiplinan siswa akan meningkat secara signifikan.

"Masih terdapat sampah yang berserakan, bahkan di luar pagar sekolah. Hal tersebut harus diperhatikan dengan serius," tambahnya.

Pentingnya seleksi tenaga pengajar juga tidak luput dari perhatian Arief.

Dia meminta agar Kepsek tidak sembarangan dalam merekrut guru sukarelawan (sukwan).

Guru-guru yang direkrut harus memiliki kapasitas yang memadai untuk mendidik generasi Bangkalan dengan lebih baik.

"Kemampuan keuangan sekolah juga harus dipertimbangkan. Jika sekolah tidak mampu mempekerjakan guru sukarelawan, maka tidak bijaksana untuk menambah jumlah siswa secara berlebihan," tegasnya.

Selain itu, Arief menyerukan agar sekolah tidak terlibat dalam persaingan sengit untuk mendapatkan jumlah siswa terbanyak saat penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Dia juga menentang pembentukan persepsi mengenai sekolah favorit karena hal tersebut hanya akan menciptakan persaingan yang tidak sehat antar lembaga pendidikan.

"Tugas utama kepala sekolah dan guru adalah mendidik siswa dengan sebaik-baiknya. Tidak ada tempat untuk istilah favoritisme. Jika ada laporan mengenai hal tersebut, saya akan bertindak tegas dengan memindahkan guru-guru yang terlibat," katanya dengan penuh tekad.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan, Muhammad Yakub, menyatakan bahwa masih ada 70 posisi Kepsek yang saat ini diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Terdiri dari 67 SD dan tiga SMP. Dia menegaskan komitmennya untuk segera mengisi kekosongan tersebut dengan Kepsek definitif.

"Sesuai arahan Pj bupati, kami akan segera mengisi kekosongan tersebut dengan Kepsek definitif, terutama mengingat pentingnya penandatanganan ijazah yang akan dilakukan dalam waktu dekat," ungkapnya dengan optimis.

Di tempat lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan, Agus Sugianto Zein, menyatakan apresiasinya terhadap 79 Kepsek yang baru dilantik.

Menurutnya, mereka memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan mutu pendidikan dan indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Salak.

"Selamat kepada para Kepsek yang baru dilantik. Semoga mereka dapat menjalankan amanah dengan baik," harapnya, sembari menatap masa depan pendidikan yang lebih cerah. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#bangkalan #Pj bupati Bangkalan #Kepala Sekolah