News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Program Insentif untuk Guru Ngaji di Bangkalan Masih Belum Direalisasikan

Ajiv Ibrohim • Rabu, 29 Mei 2024 | 16:33 WIB
PROGRAM INSENTIF: Madisidi, guru ngaji Nurul Ulum, mengajar santrinya di Jalan Pemuda Kaffa, Bangkalan, Selasa (28/5). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
PROGRAM INSENTIF: Madisidi, guru ngaji Nurul Ulum, mengajar santrinya di Jalan Pemuda Kaffa, Bangkalan, Selasa (28/5). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

Radarbangkalan.id – Program insentif untuk guru ngaji kembali digulirkan di Kabupaten Bangkalan dengan anggaran mencapai Rp 12,4 miliar.

Namun, proses verifikasi calon penerima masih berlangsung sehingga program ini belum direalisasikan.

Muhammad Toha, Kabid Tenaga Pendidikan Dinas Pendidikan Bangkalan, mengungkapkan bahwa insentif ini akan diberikan kepada 4.520 guru ngaji.

Meskipun jumlah ini berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 9.342 penerima, hal ini disebabkan karena bantuan hanya diperuntukkan bagi guru ngaji, bukan termasuk guru madrasah diniyah (madin) seperti sebelumnya.

Besaran bantuan yang diberikan telah ditingkatkan, dari sebelumnya Rp 200 ribu per bulan menjadi Rp 230 ribu.

Hal ini dikarenakan mayoritas penerima menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga setelah pembayaran pajak, insentif yang diterima tidak kurang dari Rp 200 ribu.

Insentif ini diberikan setiap tiga bulan sekali, namun hingga saat ini belum dicairkan karena kuota penerima belum terpenuhi.

Dari 4.520 calon penerima, baru 4.439 yang telah diverifikasi, sementara 81 lainnya masih menunggu validasi.

Proses verifikasi dan validasi dilakukan dengan cermat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Abdullah, Ketua Dewan Pendidikan Bangkalan, menyambut baik realisasi program insentif guru ngaji ini dan berharap agar Dinas Pendidikan dapat selektif dalam memilih penerima agar tepat sasaran.

Meskipun nominalnya tidak besar, bantuan ini sangat membantu masyarakat.

Dalam hal pengumpulan data, verifikasi yang maksimal sangat diperlukan untuk memastikan keakuratan data. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#Program insentif #bangkalan #program #realisasikan #guru ngaji