RadarBangkalan.id - Taman Paseban di Kabupaten Bangkalan saat ini menghadapi tantangan dalam hal pemeliharaan yang optimal.
Berdasarkan pengamatan, kebersihan dan sejumlah fasilitas penunjang taman kurang terjaga dengan baik, meskipun pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp50 juta untuk tujuan tersebut.
Menurut Wakil Ketua I DPRD Bangkalan, Fatkhurrahman, melalui Komisi C, langkah klarifikasi telah diambil untuk mengevaluasi penggunaan dana tersebut.
"Anggaran sebesar Rp50 juta seharusnya dapat dioptimalkan untuk memastikan Taman Paseban, yang terletak di pusat kota Bangkalan, tetap terjaga dengan baik," ungkapnya dalam sebuah pernyataan pada Kamis (13/6/2024).
Venny Swastriana, Kasi Pemeliharaan Lingkungan Hidup, Pertanaman, dan Pemakaman dari Dinas Lingkungan Hidup Bangkalan, menjelaskan bahwa anggaran tersebut direncanakan untuk melakukan pemeliharaan lanjutan terutama pada spot B Taman Paseban.
"Kami juga berencana menggunakan dana tersebut untuk memelihara fasilitas yang terletak di belakang perpustakaan Taman Paseban," tambahnya.
Namun demikian, Venny Swastriana menyebutkan bahwa realisasi anggaran pemeliharaan masih menghadapi beberapa kendala, salah satunya adalah perubahan mekanisme dalam pengelolaan dana.
"Selain itu, kami juga sedang mempertimbangkan untuk mengalokasikan sebagian dana ini untuk pemeliharaan Taman Ducati, yang telah didaftarkan dalam penilaian lomba inovasi pelayanan publik," jelasnya.
Dalam menghadapi tantangan ini, langkah-langkah konkret seperti klarifikasi dan evaluasi penggunaan anggaran diharapkan dapat meningkatkan pemeliharaan dan pengembangan Taman Paseban secara berkelanjutan.
Dengan demikian, diharapkan bahwa keberadaan taman ini tidak hanya menjadi ruang publik yang indah, tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat setempat. ***