News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kronologi Suami Telantarkan Istri di Palembang, Berujung Tragis

Ubaidillah • Kamis, 30 Januari 2025 | 14:28 WIB
Wahyu Saputra (baju oranye) suami yang diduga menelantarkan istrinya yang sakit hingga meninggal dunia ditangkap Polrestabes Palembang, Selasa (28/1/2025).
Wahyu Saputra (baju oranye) suami yang diduga menelantarkan istrinya yang sakit hingga meninggal dunia ditangkap Polrestabes Palembang, Selasa (28/1/2025).

Radarbangkalan.id - Sindi Purnama Sari (25) meninggal dunia setelah diduga ditelantarkan oleh suaminya, Wahyu Saputra (26), di Palembang, Sumatera Selatan.

Korban mengembuskan napas terakhir pada Kamis (23/1/2025) malam setelah sempat dilarikan ke RS Hermina Palembang.

Baca Juga: Tragis! Isi Chat WA Sindi Purnama Sebelum Meninggal Bikin Miris

Kasus Terungkap Setelah Keluarga Mendapat Kabar

Kasus ini terungkap setelah keluarga mendapat kabar bahwa Sindi terbaring lemah di rumahnya pada Selasa (21/1/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

Ayah korban, Sutrano (56), mengungkapkan bahwa terakhir kali ia bertemu dengan putrinya adalah pada Oktober 2024.

"Saat itu, kondisi Sindi masih normal (kondisinya sehat-red), dan saat datang ke rumah, Sindi memakai cadar," kata Sutrano, Senin (27/1/2025).

Saat itu, Sindi tidak banyak bercerita karena suaminya, Wahyu, ada di rumah. Setelah pertemuan tersebut,

keluarga kehilangan kontak dengan Sindi hingga akhirnya mendapat kabar bahwa kondisinya sangat lemah.

"Kami dapat kabar Sindi ini terbaring lemah pada Selasa (21/1/2025), sekitar pukul 18.00, ditelepon terlapor pak, saat itulah saya tahu, dan langsung ke rumah," ujar Sutrano.

Saat tiba di rumah, keluarga menemukan Sindi dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

"Saat itulah kami melihat langsung keadaan Sindi, miris pak keadaannya, hal ini membuat kami menaruh rasa curiga," katanya.

Ketika hendak dibawa ke RS Hermina, justru tetangga yang membantu mengangkat tubuh Sindi ke dalam mobil, bukan suaminya sendiri.

Baca Juga: Tragis! Isi Chat WA Sindi Purnama Sebelum Meninggal Bikin Miris

"Bukan suaminya (terlapor) yang mengangkat Sindi (membopong-red) ke dalam mobil, tetapi tetangganya saat itu," jelas Sutrano.

Sesampainya di rumah sakit, kondisi Sindi semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia. Berdasarkan saran dokter, keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Baca Juga: Tragis! Isi Chat WA Sindi Purnama Sebelum Meninggal Bikin Miris

Polisi Tangkap Suami Korban

Setelah laporan masuk ke Polrestabes Palembang pada Rabu (22/1/2025) sekitar pukul 23.58 WIB, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap Wahyu Saputra di rumahnya pada Senin (27/1/2025) malam. Wahyu kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan Sindi semakin memburuk sejak Desember 2024, namun tersangka tidak melakukan tindakan yang diperlukan.

Pada 9-16 Januari 2025, Wahyu hanya memberikan makanan sekadarnya dengan menaruhnya di samping tempat tidur korban.

"Namun tersangka memberikan makan dalam situasi tidak menguntungkan, hanya menaruh makanan sekadarnya di samping tempat tidur korban," ujar Harryo, Selasa (28/1/2025).

Pada 17 Januari 2025, karena kondisi Sindi semakin memburuk, Wahyu memandikan istrinya yang sudah lama tidak mandi. Namun, saat korban semakin lemah, tersangka justru meminta berhubungan suami istri.

"Permintaan ini sudah sering kali ditolak korban sebelum kejadian ini, karena kondisi fisik korban yang tidak memungkinkan.

Baca Juga: Viral! Ibu-Ibu Telepon Damkar Minta Tolong Tangkap Setan, Petugas Langsung Datang

Karena ditolak korban itulah, kemudian tersangka membiarkan korban dalam kondisi lemah," katanya.

Pada 19-21 Januari 2025, kondisi Sindi semakin memburuk. Wahyu tetap menaruh makanan di sampingnya tanpa menyuapi. Hingga akhirnya, pada 21 Januari 2025 sore, korban mengalami sesak napas.

Tetangga yang mengetahui kondisi ini membujuk Wahyu untuk membawa Sindi ke rumah sakit. Saat itu, kakak korban, Purwanto, juga mendengar informasi ini dan langsung ke rumah sakit, di mana ia melihat kondisi adiknya sangat memprihatinkan.

Hasil Visum dan Pengakuan Tersangka

Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, korban didiagnosis menderita pneumonia atau kanker paru yang menyebabkan gangguan pernapasan.

"Berdasarkan hasil visum yang ada dalam tubuh korban tidak dijumpai tanda-tanda yang mencurigakan apakah itu penganiayaan atau lainnya," kata Harryo.

Baca Juga: Tragis! Isi Chat WA Sindi Purnama Sebelum Meninggal Bikin Miris

Sementara itu, Wahyu mengaku menelantarkan istrinya karena merasa kesal.

"Kesal pak dengan korban dan juga jengkel. Karena saat diajak berhubungan badan korban (istri saya-red) tidak mau," ujar Wahyu, Selasa (28/1/2025).

Baca Juga: Tragis! Isi Chat WA Sindi Purnama Sebelum Meninggal Bikin Miris

Ia juga mengakui bahwa karena kesal, ia enggan menyuapi istrinya.

"Saya berikan makan pak, tetapi saya taruh di sebelah istri saya. Namun sebelum kejadian ini saya selalu memberikan makan dan menyuapi istri saya," katanya.

Kini, Wahyu dijerat dengan Pasal 9 ayat 1 dan 2 Undang-Undang KDRT tentang penelantaran dalam rumah tangga. Ia terancam hukuman penjara hingga 3 tahun dan denda Rp 15 juta.

Editor : Ubaidillah
#kdrt #Sindi Purnama #Sindi Purnama Disekap Suami #berita viral #palembang