RadarBangkalan.id - Sebuah video singkat berdurasi 30 detik yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) viral di media sosial.
Video tersebut memicu berbagai reaksi publik, terutama karena menampilkan seorang remaja laki-laki yang tampak melakukan gerakan seperti memukul berulang kali.
Namun, remaja perempuan dalam video itu, yang berinisial MY, akhirnya angkat bicara dan membantah narasi yang berkembang.
Menurut MY, kejadian tersebut bukanlah aksi kekerasan seperti yang banyak diasumsikan warganet.
MY menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi ketika ia dan pacarnya berencana untuk keluar bersama. Namun, tiba-tiba rencana tersebut batal, yang membuatnya kesal dan marah.
"Di situ saya ngambek dan ngamuk sama pacar saya. Terus dia itu mukul dirinya sendiri. Lalu saya pegang tangan dia supaya tidak mukuli dirinya sendiri. Karena itu video dari belakang jadi terlihatnya beda, padahal itu tidak ada unsur kekerasan sama sekali," ujar MY, Minggu (23/2/2025).
Setelah videonya viral dan menimbulkan kesalahpahaman, MY segera melaporkan kejadian tersebut ke Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UTM.
"Saya dan pacar sama-sama mahasiswa UTM dan saya sudah klarifikasi juga ke satgas," ungkap MY.
Sementara itu, Ketua Satgas PPKS UTM, Sumriyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengetahui adanya video yang menghebohkan tersebut.
Namun, mereka masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui detail kejadian sebenarnya.
"Saat ini kami masih melakukan penelusuran. Kami juga masih belum tahu identitas dua orang yang ada di dalam video," ujar Sumriyah, Minggu (23/2/2025).
Lebih lanjut, Sumriyah menyebut bahwa peristiwa itu terjadi di sekitar wilayah UTM, tepatnya di Telang.
Namun, pihak kampus belum bisa memastikan apakah kedua individu dalam video tersebut benar-benar mahasiswa UTM atau bukan.
"Iya kejadiannya di Telang, namun apakah itu mahasiswa kami atau bukan, masih kita telusuri karena kami belum menerima klarifikasi apapun," tambahnya.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang remaja laki-laki mengenakan kaus hitam berada di depan kamera, menutupi remaja perempuan yang ada di belakangnya.
Gerakan tangan si laki-laki tampak seperti sedang memukul berulang kali, sementara remaja perempuan terlihat mencoba memegang tangannya.
Adegan selanjutnya memperlihatkan si laki-laki berdiri dan menjauh, sementara si perempuan berdiri dan membuang sebuah kain kotak.
Meski sudah ada klarifikasi dari MY, video tersebut masih menjadi bahan perbincangan warganet.
Pihak kampus pun terus mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada kesalahpahaman lebih lanjut terkait insiden yang sempat menghebohkan ini. ***
Editor : Azril Arham