RadarBangkalan.id – Bazar Takjil Ramadan yang berlangsung di Jalan Letnan Abdullah, tepatnya di depan Pendapa Kabupaten Bangkalan, mencatatkan perputaran uang yang signifikan.
Dalam sehari, perputaran uang diperkirakan mencapai Rp 30 juta hingga Rp 50 juta.
Manajer Event dan Pengembangan Bisnis, Mohammad Sugianto, mengungkapkan bahwa tingginya perputaran uang ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang luar biasa.
“Kami sangat senang dengan hasil ini. Ini menunjukkan bahwa Bazar Takjil ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sugianto, angka tersebut diperoleh berdasarkan survei langsung kepada para pedagang yang berpartisipasi dalam bazar ini.
“Kami melakukan wawancara terkait omzet harian setiap pedagang, lalu mengakumulasikan rata-rata perputaran uang harian,” jelas pria asal Kecamatan Blega itu.
Ia menambahkan, omzet pedagang bervariasi, mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu per hari.
“Bahkan ada pedagang yang mampu meraup omzet lebih dari Rp 1 juta per hari,” tambahnya.
Salah satu pedagang, Suparni, mengungkapkan bahwa ia dapat memperoleh omzet harian hingga Rp 400 ribu. “Kalau ramai, bisa sampai Rp 500 ribu per hari. Kalau sepi, sekitar Rp 200 ribu,” katanya.
Namun, ia mengakui bahwa cuaca turut memengaruhi penjualan. “Kalau hujan, pembeli sepi, apalagi saya menjual es degan,” ujarnya.
Baca Juga: Setelah Pertamina, Kini PLN Diselidiki Tipidkorpolri dalam Dugaan Korupsi Triliunan
Berdasarkan perhitungan rata-rata omzet pedagang, total perputaran uang selama berlangsungnya Bazar Takjil ini diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar.
Bazar yang diikuti lebih dari 150 pedagang ini menawarkan berbagai macam takjil dan produk khas Ramadan.
Acara ini berlangsung selama 23 hari, mulai 1 hingga 23 Maret Mendatang. (gik)
Editor : Abdul Basri