Radarbangkalan.id- Suasana unik terasa di ajang Expo Pendidikan 2025 yang digelar di Sentra IKM, ketika sebuah standboth menampilkan konsep kampung nelayan yang sarat nilai budaya dan edukasi. Stand tersebut menarik perhatian pengunjung dengan replika miniatur perkampungan nelayan lengkap dengan perahu tradisional dan jaring ikan, menggambarkan kehidupan pesisir yang kental dengan kearifan lokal.
Tak hanya menampilkan visual tematik, stand ini juga menyuguhkan berbagai hasil karya siswa yang mengagumkan. Salah satu daya tarik utama adalah kerajinan membatik yang seluruh prosesnya – dari perencanaan motif hingga pewarnaan – dilakukan oleh siswa sendiri. Batik-batik khas Tanjungbumi.
Selain batik, karya seni mewarnai hasil kreasi siswa juga dipamerkan, menunjukkan keterampilan dan ekspresi artistik anak-anak sejak usia dini. Pengunjung juga disuguhi berbagai prestasi siswa, mulai dari piagam lomba akademik dan non-akademik hingga medali hasil kompetisi tingkat daerah dan nasional.
Melalui konsep kampung nelayan ini, para siswa tak hanya belajar tentang tradisi dan budaya lokal, tetapi juga didorong untuk mencintai lingkungan dan menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong serta kerja sama.