RadarBangkalan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tengah mempersiapkan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, meskipun hingga kini belum ada petunjuk teknis (juknis) resmi mengenai proses tersebut.
Rencananya, koperasi ini akan mulai dibentuk pada bulan Juli 2025, dengan target minimal lima desa yang terlibat dalam pembentukan koperasi.
Ismet Effendi, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, menjelaskan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih akan dilakukan secara bertahap, tidak serentak di seluruh desa.
"Setiap kabupaten ditargetkan membentuk koperasi desa pada bulan Juli, dengan lima desa sebagai target awal," ujar Ismet, Senin (5/5).
Baca Juga: Disabilitas Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi, Pemkab Bangkalan Dinilai Abai Dampingi Sumini
Ismet menambahkan bahwa hingga saat ini, DPMD Bangkalan belum menerima petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat terkait prosedur pembentukan koperasi desa.
Hal ini termasuk pengaturan mengenai perekrutan pegawai dan pengurus koperasi desa. "Kami masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai juknisnya," ungkapnya.
Meskipun belum ada juknis yang diterima, DPMD Bangkalan telah menggelar sosialisasi kepada seluruh pemerintah desa (pemdes).
Kegiatan ini melibatkan narasumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai mekanisme dan tata cara pembentukan Kopdes Merah Putih.
"Desa-desa akan dilibatkan dalam proses ini agar mereka memahami dengan jelas bagaimana mekanisme pembentukan koperasi desa," tambah Ismet.
Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi, menyatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil DPMD untuk membahas lebih lanjut mengenai rencana pembentukan Kopdes Merah Putih.
Baca Juga: Pemkab Bangkalan Susun RPJMD 2025–2029: Fokus pada Infrastruktur, SDM, dan Ekonomi Lokal
Ia menekankan pentingnya pematangan rencana ini, terutama karena penggunaan anggaran pemerintah dalam pembentukannya.
"Kami akan mengadakan pembahasan lebih lanjut dengan DPMD untuk memastikan proses pembentukan koperasi desa berjalan sesuai rencana dan anggaran yang ada," ujar Fadhur. ***
Editor : Agus Sulaiman