RadarBangkalan.id – Ratusan Calon Jemaah Haji di Bangkalan Batal Berangkat sesuai jadwal yang semestinya.
Padahal, sebelumnya para Calon Jemaah Haji di Bangkalan ini sudah dijadwalkan akan berangkat hari Jumat (9/5/2025). Kabar mendadak ini tentu membuat banyak pihak kaget dan bertanya-tanya.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Bangkalan, Arif Rochman, menjelaskan bahwa informasi soal ratusan Calon Jemaah Haji di Bangkalan Batal Berangkat baru diterimanya tadi malam.
Penyebabnya, Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan baru yang mengharuskan setiap keberangkatan haji menggunakan satu service provider resmi.
"Aturannya, semua jemaah yang berangkat harus tergabung dalam satu Syarikah," jelas Arif di Bangkalan, Kamis (8/5/2025). Artinya, Calon Jemaah Haji di Bangkalan Batal Berangkat jika belum sesuai dengan penyesuaian ini.
Syarikah sendiri merupakan mitra resmi pemerintah Arab Saudi dalam mengelola layanan jemaah haji, mulai dari keberangkatan hingga puncak ibadah.
Akibat perubahan ini, ratusan Calon Jemaah Haji di Bangkalan Batal Berangkat tepat waktu, dan harus menunggu jadwal baru yang telah disesuaikan.
Menurut Arif, para Calon Jemaah Haji di Bangkalan baru diberi tahu soal penundaan ini saat mereka mengantarkan koper ke Kantor Kemenag Bangkalan.
Ia menegaskan, para jemaah tidak bisa memilih Syarikah mereka sendiri, karena nama service provider langsung tercantum di visa masing-masing.
"Itu muncul otomatis dari sistem saat visa keluar," tambah Arif lagi, memperjelas kenapa Calon Jemaah Haji di Bangkalan Batal Berangkat sesuai rencana awal.
Total ada 536 orang Calon Jemaah Haji di Bangkalan yang tadinya akan berangkat. Mereka tergabung dalam kloter 29 dan 30.
Sayangnya, sebanyak 123 di antaranya harus rela bergeser masuk kloter 37, bersama jemaah dari daerah lain.
Kloter 29 dan 30 sebelumnya dikelola oleh Syarikah RWF, sementara yang tertunda masuk ke kloter 37 hingga 51, di bawah Syarikah RHL.
Akibatnya, Calon Jemaah Haji di Bangkalan Batal Berangkat tanggal 9 Mei dan baru akan diberangkatkan antara 11 hingga 16 Mei 2025.
Di sisi lain, rasa kecewa juga dirasakan keluarga calon jemaah. Sibro Muhlasin, salah satu keluarga Calon Jemaah Haji di Bangkalan mengaku baru mengetahui kabar ini saat mengantarkan koper ke Kantor Kemenag.
"Baru dikasih tahu saat sampai di sana. Ternyata Calon Jemaah Haji di Bangkalan Batal Berangkat dan diundur 2–3 hari," katanya.
Meskipun kecewa karena segala persiapan sudah matang, Sibro tetap berharap perubahan ini tidak membawa kesulitan di perjalanan ibadah keluarganya. ***
Editor : Azril Arham