News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Jelang Idul Adha, Karantina Jatim Bentuk Posko Bersama di Ketapang

Mohammad Sugianto • Rabu, 21 Mei 2025 | 01:20 WIB

Tim gabungan balai karantina Jatim saat melakukan apel bersama
Tim gabungan balai karantina Jatim saat melakukan apel bersama

BANYUWANGI – Menjelang Iduladha 2025, lalu lintas hewan kurban dari Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Pulau Jawa diprediksi melonjak signifikan. Untuk mengantisipasi hal itu, Karantina Jawa Timur membentuk Posko Bersama Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban 2025 di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi. Posko tersebut mulai aktif Senin (19/5) dan akan disiagakan penuh selama 24 jam hingga 8 Juni mendatang.

Kepala Karantina Jatim, Hari Yuwono Ady melalui rilis yang kepada radarbangkalan.id menjelaskan, pembentukan posko ini merupakan langkah strategis untuk menjamin kesehatan hewan dan mencegah penyebaran penyakit hewan menular. Menurut data sistem BEST TRUST milik Badan Karantina Indonesia, diperkirakan akan ada 60 ribu hingga 70 ribu ekor hewan kurban yang melintas selama periode menjelang Iduladha.

“Kami ingin memastikan bahwa semua hewan kurban yang masuk ke Pulau Jawa melalui Ketapang benar-benar sehat dan dilengkapi dokumen karantina yang sah,” kata Hari. Ia menambahkan, pemeriksaan dokumen akan dilakukan sejak di pintu keluar pelabuhan sebagai penyaringan awal.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Penjualan Hewan Kurban Menjelang Idul adha 2025

Jika dokumen asal dan fisik hewan sesuai, kendaraan pengangkut akan diarahkan ke Kantor Satpel Ketapang untuk pemeriksaan lanjutan, proses disinfeksi, dan pembebasan. Namun, jika ditemukan kendaraan yang tidak melengkapi dokumen persyaratan karantina dari daerah asal, maka akan ditolak melintas. “Kami tak kompromi. Hewan tanpa dokumen resmi tidak bisa dilalulintaskan,” tegasnya.

Hari juga menyampaikan bahwa pembentukan posko ini selaras dengan arahan Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M Panggabean. Harapannya, hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat pada hari raya nanti benar-benar aman, sehat, dan layak sesuai prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Editor : Mohammad Sugianto
#balai karantina hewan #idul adha #pemprov jatim #hari raya kurban