News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Marhamah, Calon Haji Tertua Asal Pamekasan Jatim Berusia 104 Tahun Siap Berangkat ke Tanah Suci

Mohammad Sugianto • Jumat, 30 Mei 2025 | 15:25 WIB

Marhamah, 104 tahun, jemaah haji asal Pamekasan yang menjadi tertua di Jawa Timur pada musim haji 2025.
Marhamah, 104 tahun, jemaah haji asal Pamekasan yang menjadi tertua di Jawa Timur pada musim haji 2025.

PAMEKASAN – Rasa syukur terus mengalir dari Marhamah, seorang nenek berusia 104 tahun asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Tahun ini, ia akan mewujudkan impian lamanya: menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Marhamah menjadi jemaah haji tertua se-Jawa Timur pada musim haji 2025. Ia tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 95 dan telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis sore, 29 Mei 2025.

Kehadiran Marhamah disambut hangat oleh para petugas haji. Setibanya di lokasi, ia menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan, menerima gelang identitas haji, serta pemeriksaan barang bawaan.

Tak sendiri, Marhamah didampingi oleh putri kedelapannya, Ayyamah (40). Keduanya berasal dari Desa Palengan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga: Kontroversi Pencabutan TAP MPR Soeharto Dinilai Upaya Halus Beri Gelar Pahlawan

“Ibu sudah lama ingin naik haji. Tapi dulu belum mampu secara ekonomi, apalagi anaknya banyak. Kami sepuluh bersaudara,” ujar Ayyamah kepada wartawan Kompas, mewakili ibunya.

Menurut Ayyamah, Marhamah mendaftarkan diri sebagai calon haji pada tahun 2019. Sebelumnya, sang ibu bekerja sebagai petani dan menanam berbagai jenis tanaman seperti tembakau, kangkung, bayam, dan kacang. Namun, sejak sekitar sepuluh tahun terakhir, ia memutuskan untuk berhenti bekerja karena faktor usia.

Meski begitu, semangat Marhamah untuk menunaikan ibadah haji tak pernah padam. Ia bahkan rutin menabung uang secara mandiri di sebuah celengan bambu setiap hari, berapapun rezeki yang dimilikinya.

“Kalau punya uang Rp100.000, biasanya yang Rp30.000 dimasukkan ke celengan bambu. Begitu terus setiap hari selama bertahun-tahun. Sampai terkumpul Rp25 juta, lalu didaftarkan haji,” jelas Ayyamah.

Baca Juga: Tim Juri Wilayah Madura Mulai Penilaian Karya Inovatif Guru di Ajang EJIES 2025, Seleksi 10 Karya Terbaik per Kabupaten di Jawa Timur

Kini, penantian panjang itu akan segera berakhir. Marhamah dan putrinya dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada Jumat, 30 Mei 2025 pukul 15.05 WIB.

Meski usianya telah lebih dari satu abad, Marhamah mengaku tetap bersemangat dan siap mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji.

Editor : Mohammad Sugianto
#jemaah haji #CJH 2025 #cjh tertua #jawa timur #ppih