BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Presiden Prabowo Subianto telah membeli empat ekor sapi untuk kurban di Kabupaten Bangkalan.
Sapi-sapi berukuran besar tersebut dibeli dari peternak lokal di Desa Katol Timur, Kecamatan Kokop.
Editor : Ina Herdiyana
BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Presiden Prabowo Subianto telah membeli empat ekor sapi untuk kurban di Kabupaten Bangkalan.
Sapi-sapi berukuran besar tersebut dibeli dari peternak lokal di Desa Katol Timur, Kecamatan Kokop.
Sapi pertama yang dibeli adalah jenis simmental cross dengan berat lebih dari satu ton, yang dibeli Prabowo melalui sekretariat negara (Setneg) pada Kamis (22/5) dengan harga Rp 90 juta.
Baca Juga: Profil Lengkap Ustadz Yahya Waloni: Dari Pendeta Kristen, Mualaf, hingga Wafat Saat Khutbah Jumat
Sapi yang diberi nama Bimo ini akan disembelih di Masjid Pragalba di lingkungan Pemkab Bangkalan.
Tiga ekor sapi tambahan dibeli oleh presiden pada H-1 Lebaran. Jamil Achmadi, pemilik Kandang Abah Sulaiman, mengaku terkejut sapinya dibeli oleh Presiden Prabowo.
Sebelumnya, pada tahun 2024, sapi peliharaannya juga dibeli oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
"Baru dihubungi setneg pada Rabu (4/6). Kami tidak menyangka, alhamdulillah semua sapi peliharaan kami terjual. Saya sangat bersyukur dan senang karena dibeli presiden," ungkap Jamil.
Ketiga sapi tambahan tersebut memiliki jenis dan bobot yang berbeda. Rinciannya adalah sapi limosin seberat 900 kilogram (kg), sapi simmental seberat 898 kg, dan sapi persilangan Madura cross dan angus dengan berat 800 kg.
Baca Juga: Ustadz Yahya Waloni Meninggal Dunia Saat Khutbah Jumat di Masjid Makassar
"Pembelian ini sangat mendadak, bahkan pelunasannya dilakukan langsung di lokasi pengiriman. Namun, tim setneg sempat memeriksa kondisi sapi saat berkunjung ke rumah kami," tegasnya.
Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan, Iskandar Ahadiyat, membenarkan informasi tersebut.
Permintaan untuk sapi tambahan disampaikan beberapa minggu setelah pembelian sapi pertama, tetapi keputusan baru diambil pada H-2 Lebaran.
"Sapi-sapi tersebut akan disebar ke sejumlah pondok pesantren (ponpes), termasuk Ponpes Syaichona Moh. Cholil, Kepang, dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan," pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Ina Herdiyana
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:08 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:04 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:02 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:58 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:55 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:50 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:42 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:38 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 23:10 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 12:51 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 12:39 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 12:33 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 12:29 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 12:15 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 12:08 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 11:58 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 06:56 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 06:53 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 06:49 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 06:47 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 06:44 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 06:40 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 06:34 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 06:29 WIB
Minggu, 24 Mei 2026 | 07:29 WIB
Minggu, 24 Mei 2026 | 07:26 WIB
Minggu, 24 Mei 2026 | 07:23 WIB
Minggu, 24 Mei 2026 | 07:19 WIB
Minggu, 24 Mei 2026 | 07:13 WIB