News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Dua Kecelakaan Terjadi dalam Sehari di Lokasi Proyek Jembatan Pangeleyan, Sopir Harus Hati-Hati!

Ina Herdiyana • Selasa, 24 Juni 2025 | 18:42 WIB
DIEVAKUASI: Truk Fuso yang terperosok ke sungai di area proyek Jembatan Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, dievakuasi petugas dengan ekskavator. (ROSATIN NUR/JPRM)
DIEVAKUASI: Truk Fuso yang terperosok ke sungai di area proyek Jembatan Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, dievakuasi petugas dengan ekskavator. (ROSATIN NUR/JPRM)

BANGKALAN, RadarBangkalan.id Dua kecelakaan lalu lintas terjadi secara beruntun di area proyek perbaikan Jembatan Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, Minggu (23/6).

Dua insiden tersebut sama-sama dipicu oleh kelalaian pengemudi saat melintasi kawasan proyek yang sedang diberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas.

Kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 03.15. Sebuah truk Fuso bernopol S 8292 UP diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah timur.

Baca Juga: Oknum Polisi Diduga Peras Pasangan Muda di Sidoarjo, Minta Rp 7 Juta ala Damai di Tempat”

Truk tersebut menyeruduk dua unit Daihatsu Grand Max bernopol L 9269 CB dan L 9257 CB yang tengah terparkir di sisi utara proyek, tepatnya di area aman untuk kendaraan pekerja.

”Truk tidak bisa dikendalikan dan laju kendaraan baru terhenti setelah moncongnya masuk ke dasar sungai. Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan Ipda Akh. Jauhari. 

Menurut keterangan Pramudya, konsultan pengawas proyek, sopir truk sebenarnya sudah diperingatkan oleh petugas flagman.

Namun karena kendaraan sudah tak terkendali, flagman terpaksa menyelamatkan diri. Proses evakuasi truk dilakukan dengan bantuan ekskavator dan selesai sekitar pukul 09.00.

Baca Juga: Warga Bangkalan Dalangi Penimbunan Solar di Surabaya, Jual ke Perusahaan dengan Harga Naik

Belum tuntas penanganan kecelakaan pertama, insiden kedua terjadi sekitar pukul 05.30.

Kali ini melibatkan tiga kendaraan: Toyota Innova bernopol N 1769 ZM, pikap M 8925 G, dan truk DA 8524 ZR.

Innova yang dikemudikan Hilman Buchari, 31, melaju kencang dari arah timur. Setiba di lokasi proyek, kendaraan hilang kendali dan menabrak pikap yang sedang antre akibat sistem buka-tutup arus.

Benturan menyebabkan pikap terdorong hingga menabrak truk di depannya yang dikemudikan Moch. Roifirmansyah.

Baca Juga: Plafon Ruang Yankes Dinkes Bangkalan Roboh, Pelayanan Dipindah

”Tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut. Semua pengemudi selamat,” tegas Jauhari.

Dia menambahkan, seluruh rambu peringatan telah terpasang di dua sisi jalan sejauh satu kilometer dari lokasi proyek.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa dua kecelakaan tersebut murni akibat kelalaian pengemudi yang tidak memperhatikan kondisi jalan dan tanda peringatan.

”Kami sudah pasang rambu lengkap. Ini murni faktor human error,” tandasnya.
(c1/za/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#lokasi proyek #insiden #bangkalan #Kecelakaan #jembatan pangeleyan #tanah merah