News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bus Trans Bangkalan Berhenti Beroperasi, Ini Alasan dan Rencana Lelangnya

Mohammad Sugianto • Rabu, 25 Juni 2025 | 17:18 WIB


TIDAK BEROPERASI: Pegawai dishub memeriksa kondisi bus Trans Bangkalan di kantornya kemarin.
TIDAK BEROPERASI: Pegawai dishub memeriksa kondisi bus Trans Bangkalan di kantornya kemarin.

BANGKALAN,Radarbangkalan.id – Armada Bus Trans Bangkalan resmi berhenti beroperasi. Penyebab utamanya adalah keterbatasan anggaran untuk biaya operasional. Saat ini, seluruh unit bus yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan pun terpaksa dikandangkan.

Kepala Dishub Bangkalan, Akhamd Roniyun Hamid, menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat memaksakan pengoperasian bus tanpa dukungan anggaran yang memadai.

“Untuk sekarang hanya dua bus yang melayani antar jemput mahasiswa IAI Syaikhona Muhammad Kholil. Itu pun terbatas,” ujar pria yang akrab disapa Oon, Selasa (25/6).

Meski tidak beroperasi secara reguler, beberapa unit Bus Trans Bangkalan tetap dimanfaatkan untuk kegiatan institusi pemerintah dan lembaga pendidikan. Menariknya, peminjaman bus tidak dikenai tarif tetap. Peminjam hanya perlu mengganti biaya bahan bakar dan sedikit biaya perawatan.

“Cukup isi solar saja. Kalau masyarakat umum, ada tambahan Rp200 ribu untuk perawatan. Tapi kalau untuk instansi pemerintah, bebas biaya perawatan,” jelas Oon.

Karena dianggap tidak produktif, Dishub Bangkalan telah mengajukan usulan agar armada bus yang tidak terpakai dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Langkah ini diambil agar kendaraan besar tersebut bisa digantikan dengan armada yang lebih kecil dan sesuai kebutuhan.

“Sudah kami usulkan untuk dilelang dan diganti dengan bus kecil. Supaya lebih efisien dan bisa tetap berfungsi sebagai feeder Trans Jatim,” tambahnya.

Ketua Komisi I DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi, menyambut baik rencana pelelangan tersebut. Ia mengakui bahwa pengoperasian Bus Trans Bangkalan selama ini belum optimal. Oleh karena itu, ia mendukung pelepasan aset melalui lelang terbuka.

“Cukup sisakan satu atau dua unit. Atau kalau memungkinkan, beli bus ukuran kecil yang lebih fleksibel dan tetap bisa terhubung dengan layanan Trans Jatim,” ujarnya.. (za/jup)

 

Editor : Mohammad Sugianto
#pemkab bangkalan #Dishub Bangkalan #bus trans bangkalan #angkutan umum