BANGKALAN,Radarbangkalan.id-Pemerintah Kabupaten Bangkalan tengah merancang pembangunan pedestrian dan taman di gerbang utama pintu masuk kota, tepatnya di Desa/Kecamatan Burneh. Langkah ini bertujuan mempercantik wajah depan Kabupaten Bangkalan sekaligus mengatasi persoalan sampah yang sering dibuang sembarangan di area tersebut.
Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron (Lukman), menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan upaya memperbaiki citra Kabupaten Bangkalan dari sisi visual dan kebersihan. Menurutnya, pintu masuk suatu daerah mencerminkan wajah kota itu sendiri.
“Sepanjang Jalan Burneh akan kami percantik dengan taman atau pedestrian. Kami tidak ingin pintu masuk ke Kota Salak terlihat kumuh,” ungkap Lukman, Selasa (2/7).
Salah satu alasan pembangunan pedestrian ini adalah kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan di sepanjang Jalan Burneh, yang menjadi pintu masuk utama Bangkalan dari arah barat. Pemerintah juga berencana menyiapkan **insinerator** (alat pembakar sampah ramah lingkungan) di kawasan tersebut untuk mengatasi persoalan limbah domestik secara lebih efektif.
Meski belum dijelaskan secara rinci anggaran yang disiapkan, Bupati menegaskan bahwa realisasi program ini diprioritaskan pada tahun 2025.
“Insyaallah tahun ini kami segera wujudkan. Supaya masyarakat tidak lagi menjadikan gerbang kota sebagai tempat sampah,” tegasnya.
Rencana pembangunan pedestrian dan taman disambut positif oleh warga sekitar. Mansour Achmad, salah satu warga Desa Burneh, mengaku senang jika gerbang utama Kabupaten Bangkalan ditata lebih indah. Ia menyebut lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat.
“Sudah beberapa hari ini dijaga petugas, dan alhamdulillah sampah tidak ada lagi. Kalau dibuat taman, tentu lebih bagus dan mempercantik area masuk kota,” ujarnya. (lil/jup)
Editor : Mohammad Sugianto