BANGKALAN,Radarbangkalan.id- Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangkalan terpilih periode 2025–2030, Abdul Munib, menegaskan bahwa prioritas utamanya selama memimpin kedepan adalah mewujudkan pembangunan kantor permanen PGRI di Bangkalan. Selama bertahun-tahun berdiri, organisasi guru terbesar di Bangkalan ini belum memiliki kantor tetap sebagai rumah perjuangan para guru.
"Alhamdulillah, saya mendapatkan kepercayaan dari mayoritas pengurus cabang, dengan suara maksimal hampir 70 persen. Ini menjadi amanah besar dan saya akan berusaha sebaik mungkin," ungkap Abdul Munib dihubungi lewat saluran telpon, Selasa (2/7/2025).
Menurutnya, eksistensi PGRI sebagai wadah perjuangan guru sangat membutuhkan ruang kerja yang representatif. Oleh karena itu, ia berkomitmen akan melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan juga Pemprov Jawa Timur guna merealisasikan pembangunan kantor tersebut.
“Selama ini kita belum punya kantor. Padahal organisasi ini sudah berdiri sejak lama. Ke depan, kami akan berupaya membangun kantor PGRI Bangkalan secara permanen. Apalagi saat ini PGRI Bangkalan sudah memiliki aset dasar, tinggal bagaimana kita mengelola dan memperjuangkannya secara maksimal,” tegas Munib.
Abdul Munib juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Bangkalan yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia berjanji akan merangkul semua unsur, tanpa membedakan latar belakang atau wilayah, demi membangun kekuatan organisasi yang solid dan inklusif.
“Kedepannya saya akan mengakomodasi semua unsur pengurus dari berbagai wilayah. PGRI adalah rumah besar guru. Kami akan memperjuangkan aspirasi seluruh anggota, dan juga berkewajiban melindungi hak-hak guru di Bangkalan,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan visi membangun organisasi yang lebih kuat, Munib optimistis PGRI Bangkalan akan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru di daerah.
Editor : Mohammad Sugianto