News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Dibuka untuk Umum tapi Sepi Pengunjung, Hanya Didominasi Anak SD dan TK, Taman Baca Paseban Butuh Dukungan Komunitas dan Orang Tua

Ina Herdiyana • Kamis, 10 Juli 2025 | 21:31 WIB

 

GIAT LITERASI: Guru TK bersama murid-murid sedang membaca buku bersama di Taman Baca Paseban, Jumat (20/6). 
GIAT LITERASI: Guru TK bersama murid-murid sedang membaca buku bersama di Taman Baca Paseban, Jumat (20/6). 

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Keberadaan Taman Baca Paseban yang berlokasi di tengah Alun-Alun Bangkalan belum mampu menarik perhatian masyarakat.

Meski terbuka untuk umum, mayoritas pengunjung yang datang masih didominasi oleh anak-anak usia TK dan SD.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rengga Rizdyanto, staf Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan yang juga bertugas menjaga taman baca tersebut.

Baca Juga: Anak Anggota Polisi Diduga Terima Uang Pengganti Korupsi, Saksi Kunci Mangkir Lagi di Sidang Tipikor

Menurut dia, minat masyarakat untuk memanfaatkan ruang baca publik ini masih tergolong rendah.

”Yang datang kebanyakan anak-anak. Remaja dan orang dewasa jarang sekali mampir, bahkan pada akhir pekan saat taman ramai,” ujarnya Selasa (9/7).

Taman Baca Paseban merupakan hasil kolaborasi antara DLH dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangkalan.

Namun hingga saat ini, belum ada program literasi rutin yang digelar, baik oleh pemerintah maupun komunitas masyarakat.

”Kami sudah sediakan fasilitas dan koleksi buku. Tinggal bagaimana masyarakatnya, mau datang dan memanfaatkannya atau tidak,” tambah Rengga.

Dia juga mengakui bahwa perkembangan era digital turut memengaruhi minat membaca secara langsung.

Akses terhadap gawai dan internet dianggap lebih menarik daripada membaca buku fisik.

”Bahkan kadang anak-anak yang semangat membaca justru ditarik pergi oleh orang tuanya. Partisipasi orang tua masih sangat minim,” keluhnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi BSPS Sumenep Diduga Libatkan Elite, Akademisi Soroti Penanganan yang Lamban

Sebagai catatan, berdasarkan data dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek pada Mei 2024, indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) nasional 2023 hanya berada di angka 64,68 persen.

Sementara tingkat kegemaran membaca (TGM) tercatat 66,77 persen dan indeks alibaca atau aktivitas literasi berada di angka 37,32 persen.

Rendahnya dimensi akses dan budaya membaca masih menjadi tantangan utama. (c1/yan) 

Editor : Ina Herdiyana
#dukungan #sd #masyarakat #komunitas #taman baca #Taman Paseban #tk #UMUM #dibuka