News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tradisi Rokat Tase’ Meriahkan Pantai Gebang Bangkalan, Wisata Gratis dan UMKM Lokal Ramai Pengunjung

Mohammad Sugianto • Selasa, 15 Juli 2025 | 15:22 WIB
WISATA BUDAYA: Potret warna-warni hiasan perahu dengan laut biru di Pantai Gebang, Desa Gebang, Kecamatan Bangkalan, Minggu (13/7).
WISATA BUDAYA: Potret warna-warni hiasan perahu dengan laut biru di Pantai Gebang, Desa Gebang, Kecamatan Bangkalan, Minggu (13/7).

BANGKALAN,Radarbangkalan.id – Suasana Pantai Gebang, Desa Gebang, Kecamatan Kota Bangkalan, tampak berbeda pada Minggu (13/7). Ratusan warga berkumpul untuk menggelar tradisi tahunan bernama rokat tase’ atau selamatan laut—sebuah wujud syukur para nelayan atas rezeki laut sekaligus doa keselamatan saat melaut.

Tradisi sakral ini menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat lokal dan wisatawan. Tahun ini, rokat tase’ digelar lebih awal dari biasanya yang rutin jatuh pada bulan Agustus.

“Kami majukan karena khawatir bulan depan laut surut. Jadi lebih nyaman dilaksanakan sekarang,” ujar Muslimin, panitia pelaksana kegiatan.

Tak hanya ritual adat, rangkaian acara rokat tase’ juga diramaikan berbagai perlombaan antarwarga, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Tujuannya bukan hanya untuk memeriahkan suasana, tetapi juga untuk menjaga semangat generasi muda agar tetap melestarikan budaya warisan leluhur.

“Kami ingin anak-anak muda di Desa Gebang mencintai budaya sendiri dan menjadi pewaris tradisi ini,” tambah Muslimin, yang akrab disapa Mos.

Menariknya, kegiatan rokat tase’ tahun ini juga menjadi ajang promosi wisata lokal. Pemerintah desa menetapkan kebijakan wisata gratis selama acara berlangsung. Tidak ada tiket masuk, tidak ada tarif parkir, bahkan wisata naik perahu pun tidak dipungut biaya.

“Ini cara kami menghibur warga sekaligus memperkenalkan potensi wisata Pantai Gebang. Tapi lebih dari itu, kami ingin membangkitkan kecintaan terhadap desa sendiri,” ujarnya.

Meski seluruh fasilitas disediakan gratis, perputaran ekonomi tetap terasa hidup. Hal ini dikarenakan semua pedagang kaki lima dan pelaku UMKM yang berjualan berasal dari warga Desa Gebang sendiri.

“Ekonomi lokal tetap tumbuh. Ini bukti bahwa budaya, wisata, dan ekonomi bisa jalan beriringan,” tegas Mos.

Tradisi rokat tase’ di Pantai Gebang tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tapi juga menjadi bukti bahwa kekuatan kearifan lokal mampu menciptakan daya tarik wisata dan perputaran ekonomi yang berkelanjutan.(c1/yan)

 

 

Editor : Mohammad Sugianto
#Pantai gebang bangkalan #Wisata Bangkalan #rokat tase’ #masyarakat Bangkalan