Warga Tuding Tambak PT Garam Dimonopoli, Aksi Protes Warnai Kantor Wilayah Sampang
Ina Herdiyana• Rabu, 16 Juli 2025 | 21:27 WIB
GERAM: Belasan anggota Ampas saat melakukan aksi demonstrasi di kantor PT Garam Wilayah Pegaraman Sampang, Selasa (15/7).
SAMPANG, RadarBangkalan.id – Unjuk rasa mewarnai Kantor PT Garam Wilayah Sampang Selasa (15/7).
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (Ampas) menuding ada praktik monopoli dalam pengelolaan lahan tambak milik PT Garam oleh oknum tertentu.
Sekitar pukul 11.19, massa tiba di kantor yang berlokasi di Kecamatan Pangarengan. Meski mendapat pengawalan dari petugas keamanan, demonstran hanya diizinkan berorasi di luar pagar kantor.
Menurut Agus, praktik monopoli dilakukan dengan modus penyewaan lahan dalam skala besar menggunakan nama orang terdekat oknum. Namun, yang mengelola sebenarnya adalah oknum itu sendiri. Alhasil, petani lokal hanya menjadi pekerja.
”Dua orang kami duga menguasai hingga 16 ribu hektare lahan. Kami minta ini dikembalikan kepada rakyat,” tegasnya.
Ampas juga menuntut adanya transparansi dalam pengelolaan tambak PT Garam agar masyarakat mendapatkan hak yang sama. Mereka mengancam akan kembali turun aksi dengan massa yang lebih besar jika tuntutan diabaikan.
Sementara itu, Manajer Corporate Communication PT Garam Miftahol Arifin mengapresiasi penyampaian aspirasi warga.