News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Inovatif, Kelompok KKN-41 UTM Sosialisasikan Sistem Digitalisasi M-Banking, E-Wallet, dan QRIS kepada Warga Desa Bungin-Bungin, Dungkek

Ina Herdiyana • Rabu, 16 Juli 2025 | 21:39 WIB
SISTEM DIGITALISASI: Kelompok KKN-41 UTM berfoto bersama setelah memberikan sosialisasi M-Banking, E-Wallet, dan QRIS di salah satu rumah warga di Desa Bungin-Bungin, Dungkek, Sumenep, Kamis (10/7).
SISTEM DIGITALISASI: Kelompok KKN-41 UTM berfoto bersama setelah memberikan sosialisasi M-Banking, E-Wallet, dan QRIS di salah satu rumah warga di Desa Bungin-Bungin, Dungkek, Sumenep, Kamis (10/7).

SUMENEP, RadarBangkalan.id Di era digital yang semakin berkembang, masih banyak pelaku UMKM di desa yang menjalankan usahanya secara konvensional.

Hal itu juga terlihat di Desa Bungin-Bungin, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, yang merupakan daerah terpencil dengan keterbatasan jaringan seluler dan jumlah penduduk yang tidak terlalu banyak.

Aktivitas UMKM di desa ini masih tergolong rendah, baik dari sisi jumlah pelaku maupun volume penjualan.

Melihat kondisi tersebut, Kelompok KKN-41 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menginisiasi program sosialisasi bertajuk Sosialisasi Sistem Digitalisasi M-Banking, E-Wallet, dan QRIS yang bertujuan mendorong pelaku UMKM mulai memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan usaha mereka.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2025, dimulai dengan Kelompok KKN-41 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan sosialisasi sistem digitalisasi M-Banking, E-Wallet, dan QRIS di Posko Balai Desa Bungin-Bungin, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

KKN-41 UTM SOLID: Dokumentasi Sosialisasi M-Banking, E-Wallet, dan Qris, kepada warga Desa Bungin-Bungin, Dungkek, Sumenep, Kamis (10/7).
KKN-41 UTM SOLID: Dokumentasi Sosialisasi M-Banking, E-Wallet, dan Qris, kepada warga Desa Bungin-Bungin, Dungkek, Sumenep, Kamis (10/7).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam transaksi keuangan dan pemasaran produk secara online kepada pelaku UMKM.

Materi yang disampaikan mencakup cara membuka toko di Shopee, pembuatan akun M-Banking (BRI, BCA, Mandiri), serta manfaat penggunaan E-Wallet dan QRIS sebagai alat pembayaran digital.

Setelah sosialisasi, pada 12–14 Juli 2025, tim KKN melanjutkan kegiatan secara door-to-door dengan mendatangi langsung para pelaku UMKM untuk memberikan pendampingan dalam pemasangan aplikasi E-Wallet dan integrasi QRIS guna memudahkan transaksi jual beli dan mempercepat adaptasi masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang lebih efisien, praktis, dan aman.

Kegiatan ini terdiri atas beberapa tahapan, tidak hanya berupa sosialisasi semata, tetapi juga mencakup sosialisasi dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM.

Sosialisasi dimulai pada Kamis, 10 Juli 2025, bertempat di Posko Balai Desa Bungin-Bungin, dengan agenda utama pengenalan sistem digitalisasi M-Banking, E-Wallet, dan QRIS.

Pada kegiatan ini masyarakat diberi tahu tata cara membuka toko online di Shopee, pembuatan akun M-Banking, serta pemanfaatan E-Wallet seperti DANA, dan GoPay, serta penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital terintegrasi.

Kegiatan dilanjutkan pada 12–14 Juli 2025 melalui pendampingan door-to-door, di mana kelompok KKN 41 mendatangi langsung pelaku UMKM untuk membantu proses instalasi aplikasi digital dan integrasi sistem pembayaran. (*)

Editor : Ina Herdiyana
#UTM #pelaku usaha #universitas trunojoyo madura #umkm