News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pendaftaran Sekolah Rakyat Bangkalan 2025 Masih Sepi, Kuota 100 Siswa Belum Terpenuhi

Mohammad Sugianto • Kamis, 17 Juli 2025 | 18:31 WIB

Ilustrasi suasana sekolah rakyat yang dikemas dengan pendidikan di asrama
Ilustrasi suasana sekolah rakyat yang dikemas dengan pendidikan di asrama

BANGKALAN,Radarbangkalan.id– Program Sekolah Rakyat (SR) di Bangkalan dipastikan mulai kegiatan belajar mengajar (KBM) pada September 2025. Meski begitu, hingga penutupan pendaftaran awal pada Rabu (16 Juli 2025), jumlah pendaftar belum memenuhi kuota 100 siswa yang disediakan.

 “Pendaftaran masih dibuka sampai proses belajar dimulai. Kalau kuota terpenuhi, baru ditutup,” ujar Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Rabu (16/7/2025).

Menurut Lukman, salah satu kendala utama kurangnya pendaftar adalah karena anak-anak sasaran program SR sudah lebih dulu mendaftar ke sekolah lain.

 “Kami tetap berkomitmen untuk mencari anak-anak yang putus sekolah agar bisa kembali belajar melalui Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Hingga saat ini, jumlah pendaftar baru mencapai satu rombongan belajar (rombel). Namun belum dijelaskan rinci apakah untuk jenjang SD atau SMP.

Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Bangkalan, Muhammad Aminullah, menjelaskan bahwa untuk periode pertama ini, pemerintah telah menyiapkan empat rombel, terdiri dari dua rombel untuk tingkat SD dan dua rombel SMP.

 “Total kuota sebanyak 100 siswa, masing-masing rombel maksimal diisi 25 murid,” katanya.

Hingga Selasa (15/7/2025), baru 20 calon siswa yang mendaftar: 3 orang untuk tingkat SD dan 17 orang untuk SMP.

Pemerintah pusat telah mengirimkan data sekitar 80.000 anak di Bangkalan yang menjadi sasaran program SR, lengkap dengan by name by address. Tim dari Dinas Sosial saat ini tengah melakukan verifikasi dan sosialisasi lanjutan untuk meningkatkan partisipasi.

 “Kami sedang turun ke lapangan agar program ini bisa menjangkau lebih banyak anak-anak putus sekolah,” pungkas Aminullah.

Sekolah Rakyat di Bangkalan akan dimulai September 2025, namun kuota 100 siswa masih jauh dari terpenuhi. Pemerintah daerah terus melakukan verifikasi dan pendekatan ke masyarakat agar anak-anak yang putus sekolah bisa kembali mendapatkan pendidikan yang layak secara gratis.(lil/bil)

 

Editor : Mohammad Sugianto
#disdik bangkalan #Prabowo Subianto #pemkab bangkalan #Program Presiden #Sekolah Rakyat #sr #dinsos bangkalan