News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Program Kementerian Sosia Belum Diminati, Baru 29 Siswa Yang Mendaftar

Ina Herdiyana • Selasa, 22 Juli 2025 | 18:11 WIB

 

GENERASI EMAS: Murid baru SD Negeri Jambu 2 di Kecamatan Burneh, Bangkalan, mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Selasa (15/7).
GENERASI EMAS: Murid baru SD Negeri Jambu 2 di Kecamatan Burneh, Bangkalan, mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Selasa (15/7).

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Jumlah pendaftar di sekolah rakyat (SR) program pendidikan dari Kementerian Sosial (Kemensos) masih jauh dari target.

Hingga Senin (21/7), baru 29 anak yang mendaftar. Dari total kuota 100 siswa, yang terbagi menjadi 50 kursi untuk jenjang SD dan 50 untuk SMP.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan bahwa pihaknya sudah berupaya melibatkan berbagai pihak untuk mendukung rekrutmen siswa.

Baca Juga: Setelah Sebulan Buron, Sopir Pikap Penabrak Pesepeda di Suramadu Akhirnya Ditangkap Polisi di Surabaya

Upaya itu dilakukan dengan menjangkau anak-anak yang sempat putus sekolah agar bisa kembali menempuh pendidikan di SR.

”Melalui dinas-dinas terkait, para pendamping PKH hingga para kepala desa, kami terus menyisir anak-anak yang sempat berhenti sekolah. Mereka menjadi prioritas kami,” ungkapnya.

Namun, keterlambatan jadwal pendaftaran SR ditengarai menjadi salah satu penyebab rendahnya jumlah pendaftar.

Banyak calon siswa baru sudah lebih dulu memilih sekolah lain atau memutuskan melanjutkan ke pesantren.

Selain itu, kurangnya pemahaman masyarakat tentang sistem dan konsep pendidikan di SR membuat sebagian warga masih ragu untuk menyekolahkan anaknya di sana.

Meski begitu, Bupati Lukman optimistis animo masyarakat akan meningkat begitu kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.

”Saya yakin, setelah SR aktif dan KBM berjalan, minat masyarakat akan meningkat,” tambahnya.

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Bangkalan Muhammad Aminullah menyampaikan bahwa KBM di sekolah rakyat akan dimulai pada Senin (1/9).

Baca Juga: Advokat Soroti Lambannya Propam Tindak Oknum Polisi, Uang Rp 60 Juta Klien Tak Kunjung Dikembalikan

Pada tahap awal, akan dibuka empat rombongan belajar, terdiri atas dua untuk jenjang SD dan dua untuk SMP.

”Saat ini sudah terdaftar 29 siswa, dengan rincian 13 untuk SD dan 16 untuk SMP. Pendaftaran akan tetap dibuka sampai kuota terpenuhi atau sampai KBM dimulai,” jelasnya. (lil/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#kemensos #minim #Sekolah Rakyat #program #peminat