BANGKALAN, Radarbangkalan.id – Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan gedung perawatan dan gedung parkir lima lantai RSUD Syamrabu, Jumat (25/7). Sidak ini dilakukan setelah keduanya meresmikan Tempat Pengolahan Sampah TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di area rumah sakit milik Pemkab Bangkalan tersebut.
Dalam sidaknya, Bupati Lukman menegaskan bahwa proyek senilai Rp 57,8 miliar yang digarap oleh PT Sasmito, masih berjalan sesuai jadwal. Ia berharap pembangunan tersebut bisa selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas finishing.
“Progresnya on schedule. Namun kami tekankan bahwa hasil akhirnya harus rapi dan berkualitas karena menyangkut kenyamanan pasien dan pengunjung,” tegas Lukman.
Proyek infrastruktur kesehatan ini dinilai sangat penting mengingat tingginya angka kunjungan pasien ke RSUD Syamrabu setiap tahunnya. Selain membangun gedung perawatan lima lantai, proyek ini juga mencakup pembangunan gedung parkir lima lantai yang ditargetkan akan mengatasi keterbatasan lahan parkir di area rumah sakit.
Namun, pembangunan saat ini sempat berdampak pada kenyamanan pengunjung karena sebagian akses parkir dialihkan sementara waktu.
Direktur RSUD Syamrabu Farhat Surya Ningrat yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menjelaskan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 18–20 persen. Gedung perawatan saat ini sudah memasuki pembangunan lantai tiga, sementara gedung parkir akan segera menyelesaikan pengecoran lantai lima.
“Kami menerima laporan rutin setiap Senin. Progresnya terus berkembang, dan kami optimistis target waktu bisa tercapai,” ujar Farhat.
Project Manager PT Sasmito, Ma’arif, menyatakan bahwa perusahaannya telah menyiapkan strategi percepatan, termasuk pengadaan material baja lebih awal dan penambahan alat berat seperti crane, concrete pump, dan ekskavator untuk menunjang proses konstruksi dua gedung sekaligus.
“Kami pastikan pengerjaan tetap sesuai perencanaan. Semua alat berat telah disiapkan agar proyek tidak mengalami keterlambatan,” tegas Ma’arif.
Pihak kontraktor menargetkan proyek dengan pagu anggaran Rp 65 miliar ini bisa selesai sesuai tenggat waktu dan harapan Pemkab Bangkalan.(jup)
Editor : Mohammad Sugianto