News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Alfiah, Guru SMAN 1 Kamal, Masuk 50 Besar Inovasi Pendidikan Terbaik di EJIES 2025 Jatim

Mohammad Sugianto • Rabu, 30 Juli 2025 | 16:37 WIB
Alfiah guru kimia SMAN 1 Kamal saat mempraktekkan karya inovasinya kepada siswa
Alfiah guru kimia SMAN 1 Kamal saat mempraktekkan karya inovasinya kepada siswa

BANGKALAN, Radarbangkalan.id – Prestasi membanggakan ditorehkan dunia pendidikan Bangkalan. Alfiah, guru Kimia di SMAN 1 Kamal, berhasil menembus 50 besar karya inovasi pendidikan terbaik dalam ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur. Ia menjadi satu-satunya peserta dari Kabupaten Bangkalan yang lolos dari lebih dari seribu guru, tenaga kependidikan (GTK), dan pengawas se-Bangkalan yang turut ambil bagian.

Ajang bergengsi yang digelar untuk menjaring praktik terbaik dan inovasi pembelajaran dari insan pendidikan se-Jatim ini menjadi momen bersejarah bagi Alfiah. Karyanya yang berjudul "Strategi Pembelajaran Kimia SERU (Sistematis, Eksploratif, Relevan, dan Unik)" berhasil mencuri perhatian dewan juri.

“Saya sangat bersyukur dan bahagia saat karya inovasi saya masuk nominasi 50 besar EJIES 2025. Jujur, ini pencapaian luar biasa dan melebihi ekspektasi saya. Tapi saya yakin, setiap usaha dan dedikasi yang saya curahkan selama ini terasa terbayar lunas,” ungkap Alfiah saat mendengar dirinya masuk dalam nominasi selanjutnya.

Alfiah menjelaskan, strategi pembelajaran Kimia “SERU” hadir sebagai solusi atas tantangan klasik dalam pembelajaran Kimia yang kerap dianggap sulit, abstrak, dan kurang menarik oleh peserta didik.

“Selama ini, banyak murid yang kesulitan memahami konsep-konsep Kimia. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, Kimia bisa menjadi mata pelajaran yang menyenangkan dan bermakna,” ujarnya.

Strategi SERU yang ia rancang mengintegrasikan prinsip-prinsip pembelajaran efektif dalam Kurikulum Merdeka serta mengadopsi filosofi deep learning. Pendekatan ini menekankan empat prinsip utama:

  1. Sistematis: Penyampaian materi dilakukan secara terstruktur untuk membantu siswa memahami keterkaitan antar konsep.
  2. Eksploratif: Mendorong siswa aktif mencari dan menemukan konsep melalui praktik dan pengalaman langsung.
  3. Relevan: Materi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari agar siswa lebih mudah memahami dan menerapkannya.
  4. Unik: Menggunakan metode kreatif dan menyenangkan untuk membangkitkan minat serta motivasi belajar siswa.

Melalui pendekatan ini, Alfiah menargetkan terciptanya pengalaman belajar yang mendalam dan bermakna. Murid tak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga secara aplikatif.

Beberapa manfaat dari Strategi Kimia SERU antara lain:

Dengan pencapaian ini, Alfiah berharap inovasi yang ia gagas bisa menginspirasi rekan-rekan guru lainnya untuk terus berinovasi dan menghadirkan pembelajaran yang bermakna.

“Semoga ini bukan akhir, tapi justru awal untuk terus mengembangkan pendidikan di Bangkalan agar makin kompetitif di tingkat provinsi bahkan nasional,” pungkasnya.(gik)

 

Editor : Mohammad Sugianto
#dispendik jatim #Guru Inovatif #ejies 2025 #bangkalan #SMAN 1 Kamal