News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Nenek Tewas di Tangan Cucu, Diduga Dipukul Menggunakan Benda Tumpul

Ina Herdiyana • Selasa, 5 Agustus 2025 | 22:42 WIB

 

Ilustrasi pemukulan nenek di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Ilustrasi pemukulan nenek di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep.

SUMENEP, RadarBangkalan.id – Nasib malang menimpa Safu, warga Dusun Jalak, Desa Daramista, Kecamatan Lenteng.

Perempuan berusia 80 tahun ini kehilangan nyawanya akibat tindakan cucunya, M. Wahyudi, Senin (4/8).

Dia ditemukan tergeletak di halaman rumahnya setelah dipukul dengan benda tumpul oleh pelaku, yang membuat warga setempat terkejut.

Kepala Desa Daramista Dody Arista menjelaskan bahwa insiden tragis ini bermula ketika M. Wahyudi berusaha melakukan percobaan bunuh diri.

Namun, upaya tersebut berhasil dihentikan oleh anggota keluarganya, Fauzi. ”Percobaan bunuh diri yang dilakukan pelaku berhasil dicegah oleh kakak iparnya (Fauzi),” ujarnya.

Safu meninggal dunia dengan luka di bagian belakang kepala yang diduga disebabkan oleh pukulan benda tumpul.

Penganiayaan yang berujung maut ini disaksikan oleh beberapa warga sekitar, termasuk tukang bangunan yang sedang bekerja di rumah tetangga M. Wahyudi.

”Namun, warga tidak berani mendekat karena pelaku membawa besi cor,” tambah Dody.

Wahyudi dikenal sebagai sosok yang tidak bekerja dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Sejak kecil, dia memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Plt Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti Setyoningtyas menyatakan bahwa percobaan bunuh diri yang dilakukan korban diketahui oleh Fauzi saat ia keluar dari kamar mandi.

Fauzi menemukan M. Wahyudi dalam keadaan tangan penuh darah.

Terdapat luka sayat di pergelangan lengan kiri M. Wahyudi dan Fauzi juga melihat bercak darah di baju bagian kiri pelaku.

Ketika Safu mengetahui kejadian tersebut, dia menegur cucunya. Namun, M. Wahyudi yang tidak terima langsung mengambil sebatang besi yang tidak jauh dari lokasi tukang bangunan dan memukulkannya ke bagian belakang kepala Safu.

”Korban langsung roboh dengan darah mengucur dari kepalanya dan meninggal di tempat kejadian,” jelas Widi dalam rilisnya.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera menghubungi petugas dari Polsek Lenteng.

Wahyudi pun diamankan oleh petugas yang langsung melakukan olah tempat kejadian. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka sayat di pergelangan tangan kiri dan ulu hati M. Wahyudi.

Menurut keterangan keluarga, M. Wahyudi memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan telah mendapat surat rekomendasi untuk pemeriksaan kejiwaan dari RSUD.

”Saat ini petugas masih mendalami kasus ini, termasuk memverifikasi kondisi kejiwaan pelaku dan motif di balik tindakan tragis tersebut,” tutupnya. (tif/jup)

 

Editor : Ina Herdiyana
#sumenep #nenek #kecamatan lenteng #desa daramista #tewas #di Tangan #cucu