News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pendaftar Bantuan Modal Usaha IKM Bangkalan 2025 Turun, Anggaran Rp4,2 Miliar Terancam Tak Terserap

Mohammad Sugianto • Rabu, 6 Agustus 2025 | 19:27 WIB
KREATIF: Darmayanti, pelaku IKM batik asal Tanjungbumi ikut pameran acara peluncuran Koperasi Merah Putih di Gedung Rato Ebu Bangkalan, Rabu (16/7).
KREATIF: Darmayanti, pelaku IKM batik asal Tanjungbumi ikut pameran acara peluncuran Koperasi Merah Putih di Gedung Rato Ebu Bangkalan, Rabu (16/7).

BANGKALAN, Radarbangkalan.id – Program Bantuan Modal Usaha (BMU) untuk pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Bangkalan kembali digulirkan pada tahun 2025. Namun, animo pendaftar tahun ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Data dari Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan mencatat, jumlah IKM yang mendaftar BMU tahun ini hanya 394 pelaku usaha. Padahal, pada 2024 tercatat ada 504 IKM yang mengajukan bantuan.

Padahal, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran besar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp4.290.546.000. Namun dengan rendahnya pendaftar, potensi serapan anggaran diprediksi tidak maksimal.

“Ini program yang sangat bagus. Sayangnya, jumlah pendaftar justru menurun dibanding tahun lalu,” ujar Ketua Komisi II DPRD Bangkalan, Khotib Marzuki, Selasa (5/8/2025).

Khotib menyebut, rendahnya minat pendaftar tahun ini sebagian besar disebabkan oleh dua faktor utama:

  1. Pelaku IKM kesulitan memenuhi persyaratan administrasi
  2. Minimnya pengetahuan dan kemampuan dalam proses pendaftaran online

“Masalah ini terlihat sepele, tapi justru menjadi hambatan mendasar yang kami temukan dalam rapat koordinasi bersama Disperinaker,” tegasnya.

Untuk itu, DPRD mendorong agar ke depan pemerintah lebih gencar melakukan sosialisasi serta memberikan pendampingan langsung kepada pelaku usaha, terutama dalam hal pendaftaran dan kelengkapan dokumen.

Sementara itu, Kabid Industri Non Agro Disperinaker Bangkalan, Ninik Anggraini, menjelaskan bahwa saat ini program BMU sedang memasuki tahap verifikasi.

“Seluruh dokumen yang diunggah oleh 394 pendaftar sedang dalam proses pengecekan kesesuaian. Setelah itu, kami akan mengumumkan tahap lanjutan,” jelas Ninik.

Program bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pelaku IKM di Bangkalan, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi lokal berbasis usaha kecil. (lil/bil)

 

Editor : Mohammad Sugianto
#pemkab bangkalan #bangkalan #Disperinaker #umkm #BMU #ikm