BANGKALAN – Pemerintah pusat berencana untuk tidak melanjutkan rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) tahun ini.
Namun, hingga saat ini, informasi tersebut belum disampaikan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangkalan Ari Murfianto mengungkapkan bahwa dia belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai rekrutmen CASN 2025.
Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah pusat.
”Sampai hari ini, kami belum menerima informasi mengenai rekrutmen CASN 2025. Biasanya, informasi tersebut hanya beredar di media sosial,” kata mantan Sekretaris Satpol PP Bangkalan tersebut.
Saat ini rekrutmen CASN masih dalam tahap seleksi PPPK tahap dua 2024. Selain itu, perencanaan formasi juga mulai diusulkan di tiap daerah.
”Namun, progresnya belum sepenuhnya tercatat. Untuk formasi pendidikan dan kesehatan, kami menggunakan aplikasi di kementerian masing-masing. Kami tidak memiliki akses, kecuali jika data tersebut sudah terintegrasi di Kemen PAN-RB,” tegasnya.
Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan Nur Hakim menyatakan bahwa rekrutmen ASN sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Sementara itu, pemerintah kabupaten hanya bertindak sebagai pelaksana sesuai dengan petunjuk teknis yang diberikan oleh pemerintah pusat.
”Apalagi saat ini, pemerintah kabupaten masih fokus pada penataan tenaga non-ASN. Di Bangkalan sendiri, ada tantangan besar, karena banyak tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat untuk diangkat sebagai PPPK paruh waktu,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Ina Herdiyana