News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Stok Blangko E-KTP di Bangkalan Menipis, Pemerintah Pusat Belum Respons Pengajuan Dispendukcapil

Ina Herdiyana • Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:00 WIB
MENUNGGU: Sejumlah warga sedang mengakses layanan kependudukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Bangkalan, Senin (11/8).
MENUNGGU: Sejumlah warga sedang mengakses layanan kependudukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Bangkalan, Senin (11/8).

BANGKALAN – Stok blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Bangkalan menipis. Pasalnya, pemohon perekaman e-KTP tinggi.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bangkalan sudah mengajukan tambahan blangko tapi belum ada balasan dari pemerintah pusat.

Kabid Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Dispendukcapil Bangkalan Utama Indriyana menyebut, setiap hari pemohon perekaman e-KTP sekitar 150 hingga 200 orang.

Saat ini stok blangko semakin menipis. Hingga Senin (11/8), blangko e-KTP tersisa 180 keping.

Dia mengaku sudah mengajukan tambahan stok blangko e-KTP kepada pemerintah pusat, sejak Kamis (7/8).

Namun hingga sekarang belum ada jawaban. ”Jadi, belum bisa dipastikan berapa tambahan stok blangko untuk bangkalan,” tuturnya.

Utama menjelaskan, pengajuan penambahan blangko e-KTP rutin dilakukan secara berkala. Utamanya ketika stok kurang dari 2.000 keping. Jumlah usulan blangko berkisar 10 ribu hingga 15 ribu.

”Memang dapatnya tidak sesuai dengan pengajuan, tergantung pemerintah pusat. Setiap kali pengiriman jumlahnya tidak sama, kadang 2 ribu hingga 4 ribu keping,” terangnya.

Dia mengeklaim sudah menyiapkan skema ketika stok blangko e-KTP habis. Diantanya memanfaatkan identitas kependudukan digital (IKD) dan biodata resmi.

”Fungsinya sama. Sekarang insyaallah stok yang ada masih cukup, sembari menunggu pengiriman dari pusat,” ucapnya.

Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan Nurhakim menilai, perekaman e-KTP termasuk pelayanan dasar bagi masyarakat.

Baca Juga: Bangkalan Baru Punya 2 Dapur SPPG Aktif, 11 Lokasi Lain Masih Tahap Verifikasi Lapangan

Dia menekankan dinas teknis agar meningkatkan pelayanan adminduk. ”Jadi, masyarakat lebih mudah mengaksesnya,” pesannya. (lil/bil)

 

Editor : Ina Herdiyana