News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Mayat Laki-Laki Mengapung di Selat Madura KMP Jokotole Bantah Korban Berstatus Penumpang  

Mohammad Sugianto • Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:43 WIB

 

PROSES EVAKUASI: Mualim 1 KMP Jokotole berusaha mencoba memastikan keadaan korban kemarin.
PROSES EVAKUASI: Mualim 1 KMP Jokotole berusaha mencoba memastikan keadaan korban kemarin.

BANGKALAN,Radarbangkalan.id– Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Jokotole yang berlayar dari Pelabuhan Kamal sempat terganggu sebelum bersandar di Pelabuhan Ujung, Surabaya, kemarin (13/5). Itu terjadi setelah kru kapal menerima pemberitahuan adanya dugaan mayat mengapung.

Kapten KMP Jokotole Totok Elfianto membantah menyatakan jika korban tenggelam berjenis kelamin laki-laki itu bagian dari penumpang kapal yang dikemudi. Selain tidak ditemukan identitas di tubuhnya, juga tidak mengantongi karcis penumpang.

”Tidak ada identitas sama sekali. Korban hanya memakai sarung serta kaus, dan bukan bagian dari penumpang kapal,” ujarnya.

Saat mayat ditemukan, KMP Jokotole sedang berlayar dari Pelabuhan Kamal, Madura menuju Pelabuhan Ujung, Surabaya. Di tengah perjalanan, pihaknya menerima laporan adanya benda menyerupai manusia mengapung.

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya memerintahkan mualim kapal untuk mengambil tindakan. Tujuannya, untuk mengecek dan mengamati sekeliling kapal menggunakan binokuler untuk memastikan keberadaan mayat.

Sekitar pukul 08.30, KMP Jokotole mendekati korban dan membuka lajur haluan kapal. Sebelum dievakuasi, pihaknya memastikan keadaan korban meskipun belum bisa mendeteksi seberapa lama korban mengapung

”Tapi, posisi korban sudah tengkurap. Setelah dinaikkan ke kapal, baru diketahui korban sudah meninggal,” sebutnya.

Setelah proses evakuasi, jenazah kemudian dibawa ke Pelabuhan Ujung, Surabaya. Selanjutnya dirujuk ke RS Primasatya Husada Citra (PHC) Surabaya untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. ”Usia korban kurang lebih 50 tahun. Kulitnya sudah berkerut,” tegasnya.

Sedangkan dalam video amatir berdurasi 28 detik, mayat tanpa identitas tersebut diduga tewas karena terpeleset dan jatuh dari KMP Jokotole. Sebelum tenggelam, korban bersender di pintu kecil kapal di bagian samping kapal milik PT Dharma Lautan Utama tersebut.

”Jatuh dari sini, penyangga pintunya rusak, orangnya nyender,” ungkap perekam video. (lil/jup)

 

 

Editor : Mohammad Sugianto
#Pelabuhan Ujung #madura #penumpang kapal #mayat